JAKARTA - Di era digital, kekuasaan tidak lagi datang dengan sepatu besi, laras senapan, atau barak militer. Ia hadir lewat server, algoritma, dan pasal-pasal hukum yang tampak sah. Otoritarianisme hari ini tidak berteriak, tidak memukul, dan tidak selalu melarang. Ia mengetuk layar ponsel kita—pelan, rutin, dan terus-menerus.