JAKARTA - Aktris Erika Carlina membagikan cerita menyentuh tentang bagaimana putra semata wayangnya, Andrew Raxy Nael, mengubah total arah hidupnya. Endu yang kini menginjak usia 9 bulan diakui Erika menjadi alasan utamanya untuk berhenti dari gaya hidup lamanya yang identik dengan pesta.
"Mungkin dengan adanya Endu juga salah satu alasan apa ya, kayak rem untuk akulah ya, supaya lebih fokus ke depan untuk ke kariernya juga, lebih fokus ke Endu-nya juga. Jadi sekarang mainnya juga jadi jarang sih, udah jadi jarang pergi-pergi," ujar Erika Carlina di kawasan Jakarta, belum lama ini.
Bagi Erika, waktu yang ia miliki saat ini sepenuhnya dialokasikan untuk pekerjaan dan sang buah hati. Ia bahkan mengaku kini lebih sulit untuk diajak keluar rumah oleh teman-teman terdekatnya.
"Ya waktunya kebanyakan kalau nggak kerja ya buat Endu. Teman-teman yang dulu lebih sering kayak Rachel (Vennya), Fuji, rata-rata kalau pengen ngajakin main, aku udah susah keluar. Jadi mereka yang main ke rumah," lanjutnya.
Kehadiran Endu bukan sekadar tanggung jawab, melainkan sumber kekuatan bagi Erika. Pulang kerja setelah lelah beraktivitas kini menjadi momen yang paling dinantikannya.
"Alhamdulillah puji Tuhan jadi anugerah terindah, berkah, menjadi obat. Obat capek kalau pulang ke rumah habis pulang kerja, lihat Endu tuh rasanya ya semua beban semua rasa capeknya jadi hilang," tutur pemain film Srimulat: Hil yang Mustahal ini.
Erika juga menceritakan perkembangan Endu yang sedang lucu-lucunya. Bocah kecil itu kini mulai aktif bergerak dan mulai belajar berbicara dengan memanggil sebutan 'Mama'.
"Lagi aktif-aktifnya, lagi berdiri-berdiri mulu, lagi jalan mulu, terus lagi ngoceh-ngoceh 'mama mama mama mama', gemes banget. Dia udah mulai ngobrol, udah mulai nanggepin obrolan kita, udah bisa diajak bercanda," tambahnya.
Meski menjalani peran sebagai orang tua tunggal bukan perkara mudah, Erika memilih untuk tidak mengeluh. Ia lebih suka menikmati setiap detik kebahagiaan bersama anaknya.
"Hmm, berat ya pastilah, cuman lebih banyak happy-nya sih ya, lebih banyak bersyukurnya jadi mending fokus ke rasa senangnya aja," ungkap perempuan kelahiran 1993 ini.
Erika menegaskan bahwa ia kini tidak ingin lagi menoleh ke belakang. Fokusnya saat ini hanya satu, yakni memberikan kehidupan terbaik bagi Andrew.
BACA JUGA:
"Aku sekarang cuman ingin melanjutkan hidup aja sih. Aku pengen membesarkan Endu. Jadi aku nggak mau menoleh ke belakang, aku mau jalanin semuanya dengan tujuan untuk ngebahagiain Endu," tegasnya.
Kesalahannya di masa lalu kini ia terima sebagai bagian dari perjalanan hidup. Erika menganggap setiap cibiran yang datang sebagai konsekuensi yang harus ia tanggung demi mendewasakan diri.
"Kalau pun sampai sekarang masih banyak hujatan, aku anggapnya itu sebagai hukuman dari kesalahan aku aja gitu. Siapa yang mau sayang sama Endu, boleh. Yang mau benci sama Endu atau aku juga boleh," pungkasnya.