Bagikan:

JAKARTA - Pasangan selebritas Zaskia Adya Mecca dan sutradara Hanung Bramantyo harus menelan kekecewaan usai memenuhi surat panggilan sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta terkait kasus dugaan kekerasan yang dialami salah satu karyawan dan putrinya Oktober 2025 lalu.

Pasalnya, setibanya di lokasi, sidang yang dijadwalkan ternyata dibatalkan tanpa ada pemberitahuan atau informasi sebelumnya kepada pihak mereka.

Kekecewaan ini diungkapkan langsung oleh Zaskia melalui unggahan di akun Instagram pribadinya (@zaskiadyamecca). Zaskia menceritakan kronologi kejadian yang menurutnya sangat membingungkan baginya sebagai masyarakat awam.

Dalam unggahannya, Zaskia menyebutkan bahwa ia, Hanung Bramantyo, beserta dua orang saksi telah tiba di Pengadilan Militer Jakarta pada pukul 09.50 pagi. Kehadiran mereka berdasar pada surat pemanggilan yang diterima pada awal minggu untuk sidang lanjutan kasus 'Faisal dan Kala'.

"Jujur surprise ternyata kasus ini masih lanjut, karna kami kehilangan update kasus sejak Oktober," tulis Zaskia membuka ceritanya, dikutip VOI, Selasa, 7 April.

Namun, alih-alih mendapati persidangan, rombongan Zaskia justru disambut oleh gedung yang sepi.

"Kaget banget pas sampai di @pengadilanmiliterjakarta ga ada orang. Hanya ada tukang. Lampu-lampu di ruangan gelap," ungkapnya.

Buruknya sistem komunikasi semakin terlihat ketika Zaskia dan tim mencoba mencari informasi. Petugas yang berada di lokasi justru ikut kebingungan dan hanya menjawab seadanya bahwa tidak ada sidang pada hari itu dan kemungkinan diundur keesokan harinya.

Puncak kebingungan terjadi ketika pihak Zaskia mencoba mengonfirmasi langsung kepada pihak yang mengirimkan pesan panggilan sidang melalui WhatsApp. Jawaban yang diterima jauh dari kata profesional.

"Di wasap ke pengirim surat panggilan sidang jawabannya, 'oh? Emang batal sidangnya?'," tulis Zaskia menirukan balasan pesan tersebut.

Atas kejadian ini, Zaskia mempertanyakan profesionalitas penyelenggaraan persidangan. Ia merasa sangat dirugikan, mengingat untuk hadir di pengadilan tersebut ia harus menempuh jarak yang cukup jauh dan membatalkan jadwal pekerjaan lainnya.

"Harusnya siapa yang mengabarkan ke kami kalau sidang batal? Lalu kapan lagi kalau di-reschedule?... Bukannya persidangan ini hal yang melibatkan banyak orang? Kenapa kalau cancel orang-orang yang terkait dan dipanggil dilupakan begitu saja? Apa ini hal yang biasa terjadi di persidangan militer?" tanyanya dengan nada kecewa.

Unggahan curhatan Zaskia ini pun langsung memantik reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan kejadian tersebut dan menyoroti standar pelayanan publik.