YOGYAKARTA – Kesehatan tubuh bukan hanya soal makanan yang kita konsumsi, tetapi juga bagaimana sistem pencernaan kita bekerja. Belakangan ini, semakin banyak orang mulai melirik makanan dan minuman probiotik sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Salah satu yang cukup populer adalah susu kefir.
Menariknya, selain untuk pencernaan, susu kefir memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tidak heran, banyak orang menjadikan susu kefir sebagai bagian dari diet sehat harian. Lebih jauh soal susu kefir, manfaatnya untuk kesehatan, hingga efek sampingnya, simak pembahasan berikut.
Apa Itu Susu Kefir?
Dilansir dari Anadolu Medical Center, susu kefir adalah minuman hasil fermentasi susu yang menggunakan ragi khusus yang disebut ragi kefir. Susu yang digunakan bisa berupa susu sapi, kambing, atau domba.
Susu kefir berasal dari wilayah Kaukasus. Nama “kefir” sendiri berasal dari bahasa Rusia yang berarti “memberi kesenangan”. Susu kefir mengandung semua manfaat susu dan juga kaya akan probiotik.
Probiotik memainkan peran penting dalam mengatur pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menyeimbangkan kadar kolesterol, dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Konsumsi susu kefir secara teratur membantu melindungi kesehatan dan mencegah berbagai penyakit.
8 Manfaat Susu Kefir untuk Kesehatan
Selain kalsium, susu kefir juga kaya akan vitamin B, vitamin K, dan mineral penting lainnya. Mengandung lebih dari 75 jenis bakteri probiotik yang berbeda, kefir memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut 8 manfaat susu kefir untuk kesehatan:
- Meningkatkan Sistem Imun
Susu kefir mengandung probiotik yang sangat efektif dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kefir mencegah kondisi yang dikenal sebagai disbiosis, di mana bakteri berbahaya melebihi jumlah bakteri baik. Dengan begitu, tubuh menjadi lebih tahan terhadap infeksi dan penyakit.
- Melancarkan Sistem Pencernaan
Kesehatan pencernaan sangat bergantung pada bakteri baik dalam usus. Susu kefir mendukung pertumbuhan bakteri baik sehingga membantu mencegah masalah seperti sembelit, diare, dan kembung.
BACA JUGA:
- Membantu Menyeimbangkan Tekanan Darah dan Melindungi dari Penyakit Kardiovaskular
Probiotik dalam susu kefir bertindak mirip dengan obat penurun kolesterol seperti statin, membantu mengatur kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, bagi penderita hipertensi atau mereka yang mengalami tekanan darah rendah, kelelahan, ataupun sering pusing, kefir membantu menyeimbangkan tekanan darah dan mengurangi masalah ini.
- Menyehatkan Kulit
Kandungan nutrisi dalam susu kefir membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Selain itu, kefir juga membantu penyembuhan luka ringan dan luka bakar dengan cepat. Tidak hanya itu, kefir juga mendorong pertumbuhan rambut dan kuku yang sehat.
- Menjaga Kesehatan Tulang dan Otot
Susu kefir adalah sumber kalsium yang sangat baik untuk tubuh. Mineral ini penting untuk menjaga kekuatan tulang. Selain itu, kalsium juga berperan menjaga kesehatan otot agar tetap berfungsi optimal.
- Menjaga Kesehatan Hati dan Ginjal
Susu kefir membantu melindungi organ hati dan ginjal dari efek samping obat-obatan tertentu. Selain itu, minuman ini juga dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih dan ginjal. Dengan demikian, konsumsi susu kefir secara teratur dapat membantu organ tubuh bekerja lebih optimal.
- Membantu Menurunkan Berat Badan
Susu kefir dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini membantu mengurangi keinginan makan berlebihan. Tidak heran jika kefir sering menjadi bagian dari program diet sehat.
- Meningkatkan Fungsi Otak
Penelitian menunjukkan bahwa susu kefir dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan energi. Pada anak-anak, kefir dikaitkan dengan perkembangan kognitif dan bajasa yang lebih baik. Sementara pada orang dewasa, kefir membantu mengurangi rasa lelah.
Efek Samping Susu Kefir
Meskipun memiliki banyak manfaat, susu kefir juga memiliki efek samping yang perlu diperhatikan. Tidak semua orang cocok dengan makanan fermentasi ini. Terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
Meskipun jarang, beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan seperti perut kembung, kram, atau sembelit. Hal ini biasanya terjadi pada awal konsumsi karena tubuh sedang beradaptasi. Jika gejala berlanjut, segera hubungi dokter.
Susu kefir tidak disarankan untuk penderita gangguan ginjal karena kandungan fosfornya cukup tinggi. Selain itu, ibu hamil, penderita diabetes, atau orang dengan sistem imun lemah sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Susu kefir juga tidak boleh dikonsumsi anak di bawah usia satu tahun.
Demikian pembahasan soal susu kefir dan manfaatnya untuk kesehatan. Dengan pola konsumsi yang benar, susu kefir bisa menjadi sahabat terbaik untuk menjaga kesehatan Anda. Jadi, apakah Anda tertarik mencoba susu kefir mulai sekarang?
Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!