Bagikan:

YOGYAKARTA - Tahapan paling esensial dalam seluruh rangkaian rutinitas kecantikan sehari-hari salah satunya adalah mencuci wajah. Ritual harian ini bertujuan untuk menyingkirkan debu polusi, kelebihan produksi sebum, dan sisa produk kosmetik yang menempel di permukaan kulit setelah beraktivitas seharian. Namun, ada beberapa hal yang menunjukkan tanda mencuci muka belum bersih. Apa saja? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Dilansir dari Vogue India, berikut beberapa tanda Anda belum membersihkan wajah dengan benar.

Tanda Mencuci Muka Belum Bersih

  • Sisa makeup masih menempel

Indikasi pertama yang paling mudah diketahui yaitu ketika Anda mengusapkan kapas yang telah dibasahi toner ke wajah setelah mencuci muka, tetapi masih terdapat noda foundation atau bedak yang tertinggal. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembersihan belum dilakukan secara sempurna.

Makeup yang dirancang tahan air atau berbahan dasar minyak hanya dapat dihapus oleh pembersih dengan bahan dasar minyak pula.

“Gunakan micellar water berbasis air atau minyak sesuai jenis kulit untuk melarutkan makeup,” jelas dokter spesialis kulit yang praktik di Mumbai, India, dr. Pallavi Sule.

"Kamu juga bisa melakukan double cleansing dengan cleansing balm dan kemudian gentle leanser (pembersih wajah berformula lembut) untuk memastikan semua produk hilang,” sambungnya.

  • Kulit terlihat kering dan kusam

Wajah yang tidak dibersihkan dengan teknik yang tepat akan memicu penumpukan kotoran dan sel kulit mati dari waktu ke waktu.

"Penumpukan sel kulit pada kulit wajah dapat menyebabkan kulit terlihat kering dan kusam. Ini karena sel kulit yang tidak rata tidak akan memantulkan cahaya sebaik permukaan yang halus dan bersih," kata dokter spesialis kulit dari Bhatia Hospital di Mumbai, Saurabh Shah.

Guna mengatasi masalah ini, penggunaan sabun cuci muka yang memiliki fungsi eksfoliasi sangat direkomendasikan karena dapat mempercepat proses pergantian sel baru.

  • Kulit terlalu berminyak atau kering

Tanda berikutnya dapat kita lihat langsung dari sensasi dan tekstur kulit pasca-mencuci muka. Jika wajah terasa sangat kering dan tertarik, atau justru memproduksi sebum dengan berlebihan tak lama setelah dibilas, berarti formulasi sabun yang digunakan belum tepat.

Pemilihan produk pembersih wajah harus disesuaikan dengan persoalan spesifik yang tengah dihadapi.

"Jika memiliki kulit kering dan menggunakan pembersih yang akan menghilangkan sebum dari kulit, kamu akan semakin mengiritasi kulit," ungkap dr. Sule.

Demikian pula, jika Anda menggunakan pembersih yang melembapkan untuk kulit berminyak. Hal tersebut akan menjadikan kulit lebih berminyak.

"Pembersih yang tepat akan menghilangkan minyak berlebih dan menjaga kelembapan tetap utuh," jelas dr. Sule.

  • Produk skincare dan makeup menggumpal

Pernahkah Anda mengaplikasikan pelembap atau serum, tetapi produk tersebut justru mengelupas dan membentuk gumpalan-gumpalan kecil (pilling) saat digosok? Kemungkinan besar, hal ini karena belum bersih dengan sempurna. Ketika Anda melewatkan tahap pembersihan yang mendalam, akan muncul lapisan film kasatmata yang tertinggal.

Menurut dr. Shah, bahan-bahan tersebut dapat menggumpal ketika berinteraksi, yang menimbulkan serpihan kecil kulit terkelupas saat menggosok kulit.

  • Kulit lebih rentan iritasi

Mencuci wajah terlalu jarang tentu tidak direkomendasikan, tetapi mencuci wajah terlalu sering juga akan menimbulkan masalah yang sama.

Jika kulit terasa kencang dan tidak nyaman setelah dikeringkan dengan handuk, hal tersebut dapat disebabkan oleh terkikisnya lapisan pelindung kulit. Ketika lapisan pelindung kulit terganggu, artinya produk yang berada di permukaan kulit seperti tabir surya, misalnya, akan meresap ke dalam kulit dan mengakibatkan alergi atau ruam.

Demikian ulasan mengenai beberapa tanda mencuci muka belum bersih. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+