JAKARTA – Menyambut momentum Ramadan dan Idulfitri 2026, industri modest fashion Indonesia kembali mendapat ruang baru untuk tumbuh. Sebuah concept store bertajuk Modest Luxe resmi hadir di lantai 2 Sarinah, menghadirkan kurasi lebih dari 25 brand modest dan muslim fashion dalam satu ruang yang terintegrasi.
Kehadiran Modest Luxe menjadi jawaban atas kebutuhan pasar yang selama ini tersebar di berbagai titik. Produk modest dengan ragam gaya, mulai dari tampilan clean minimalis hingga permainan motif dan warna yang kuat kini dapat ditemukan dalam satu tempat.
Ide untuk menghadirkan ruang bersama ini berangkat dari keinginan agar brand lokal tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan dalam satu ekosistem.
CEO Scarf Media Indonesia, Temi Sumarlin, menjelaskan gagasan tersebut lahir dari diskusi panjang yang akhirnya menemukan titik temu dengan Sarinah.
"Ide ini kami sampaikan ke teman-teman di Sarinah dan Alhamdulillah disambut sangat baik. Kami merasa punya visi dan misi yang sama untuk mendorong produk lokal, bukan hanya kuat di dalam negeri, tapi juga mampu bersaing di pasar global,” ujarnya, saat ditemui di Sarinah M.H Thamrin, Jakarta Pusat pada Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menambahkan, pada awalnya konsep ini tidak secara khusus dirancang sebagai pop-up store di pusat perbelanjaan. Namun setelah melalui pembahasan yang intens, Sarinah dinilai sebagai rumah pertama yang tepat.

BACA JUGA:
"Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Saat melangkah ke Sarinah, suasananya terasa begitu Indonesia dengan batik, tenun, dan beragam brand lokal yang kental akan identitas budaya," tutur Temi.
"Lewat Modest Luxe, kami melengkapi pengalaman itu dengan menghadirkan modest fashion yang lebih beragam, mulai dari gaya clean dan minimalis hingga motif full print yang ekspresif. Setiap brand kami hadir dengan karakter yang kuat dan ciri khasnya masing-masing,” lanjutnya.
Di dalam Modest Luxe, pengunjung dapat menemukan berbagai label seperti Ria Miranda, KAMI, Jenna and Kaia, Taza, Heart Troops, by Ayu Dhya Andari, MYMD, NASL, Nagita Slavina, Parte, hingga Napocut dan berbagai label lainnya. Selain busana, tersedia pula produk lifestyle seperti tas, sepatu, prayer set, reed diffuser, parfum, serta aksesori yang melengkapi tampilan di bulan Ramadan.
Menurut Temi, setiap brand yang hadir memiliki karakter berbeda, baik dari segi motif, material, hingga pendekatan desain.
"Walaupun berdampingan, masing-masing brand punya identitas yang kuat. Ada yang fokus pada sustainable material, ada yang menonjolkan signature print, ada juga yang bermain di siluet klasik yang timeless. Itu yang ingin kami tampilkan bahwa modest fashion Indonesia sangat beragam dan matang,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarufan, menilai bahwa kolaborasi ini selaras dengan langkah transformasi Sarinah sebagai ruang bertemunya ide, kreativitas, dan creative commerce yang terus berkembang.
"Sejak awal pembicaraan, visi kami langsung nyambung. Sarinah berkomitmen menjadi ruang kolaborasi bagi brand lokal yang memiliki kualitas dan integritas kuat. Modest Luxe memiliki kurasi jelas, positioning jelas, dan kualitas yang sejalan dengan arah transformasi Sarinah,” ungkapnya.
Raisha menegaskan modest fashion bukan sekadar tren musiman.
"Kami melihat modest fashion bukan hanya sebagai tren, tetapi sebagai bagian dari kekuatan industri kreatif Indonesia yang punya potensi global. Kehadiran Modest Luxe diharapkan menjadi etalase karya terbaik anak bangsa sekaligus mendorong brand lokal menembus pasar internasional,” ujarnya.
Lebih jauh, ia berharap kehadiran concept store ini dapat meningkatkan trafik pengunjung selama Ramadan hingga Idulfitri, sekaligus membangun momentum jangka panjang.
"Harapannya bukan hanya peningkatan transaksi di musim ini, tetapi bagaimana modest fashion Indonesia semakin terkonsolidasi dan memiliki fokus kuat, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Raisha.
Modest Luxe mulai dapat dikunjungi dalam masa soft opening pada 18–23 Februari 2026, dengan grand opening pada 24 Februari 2026. Pada hari pembukaan, akan digelar trunk show koleksi para tenant yang dapat menjadi referensi mix and match Raya 2026.
Tak berhenti pada aktivitas ritel, ruang ini juga dirancang sebagai titik temu komunitas. Sepanjang 24–31 Maret 2026, berbagai agenda seperti community meet up, diskusi bisnis, hingga sesi inspiratif akan digelar untuk mempertemukan brand, kreator konten, dan konsumen dalam satu ekosistem yang hidup.
Dengan hadirnya Modest Luxe di Sarinah, langkah penguatan ekosistem modest fashion Indonesia semakin nyata. Ramadan 2026 bukan sekadar musim belanja, tetapi juga momentum kolaborasi dan ekspansi menuju pasar yang lebih luas.