Bagikan:

YOGYAKARTA - Cara memilih jeruk yang manis sering kali menjadi tantangan karena tampilan luar tidak selalu mencerminkan rasa di dalamnya. Bagi Anda sering zonk, terutama saat membeli di pasar tradisional, simak artikel berikut ini!

Faktanya banyak orang kecewa karena jeruk terlihat segar, tetapi rasanya justru asam atau hambar. Padahal, ada beberapa ciri sederhana yang bisa dikenali sebelum membeli.

Dilansir VOI dari laman seriouseats, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait dengan jeruk dan tips memilihnya:

Ciri-Ciri Jeruk yang Manis Dilihat dari Penampilannya

Jeruk merupakan salah satu buah citrus paling populer di dunia dengan lebih dari 600 varietas. Tingkat kemanisannya sangat beragam, tergantung jenis, musim panen, dan tingkat kematangan.

Mengetahui cara memilih jeruk yang manis juga penting karena jeruk sering dikonsumsi langsung, dijadikan jus, hingga digunakan dalam masakan. Berikut ini ciri-ciri jeruk yang manis secara umum:

  • Warna Kulit Jeruk

Jeruk manis umumnya memiliki warna cerah dan merata. Namun, warna bukan satu-satunya penentu. Beberapa jeruk yang matang sempurna tetap berwarna sedikit kehijauan, terutama jeruk yang dipanen di daerah subtropis.

  • Tekstur Kulit Jeruk

Pilih jeruk dengan kulit halus, kencang, dan tidak terlalu tebal. Kulit yang keras dan sangat tebal sering menandakan buah belum matang sempurna, sehingga rasanya cenderung asam.

Cara Memilih Jeruk yang Manis dari Berat dan Bentuk

Jeruk yang manis dan berair biasanya terasa berat saat dipegang dibandingkan dengan ukurannya. Ini menandakan kandungan air yang tinggi, terutama pada jeruk jenis Valencia atau navel.

Selain itu, jeruk dengan bentuk yang bulat dan simetris juga sering menjadi tanda pertumbuhan buah yang baik.

Sebaliknya Anda menghindari jeruk yang terasa ringan atau kempis karena kemungkinan sudah kehilangan banyak cairan dan rasa segarnya berkurang.

Baca juga artikel yang membahas Manfaat Minum Air Jeruk Nipis Hangat Sebelum Tidur Malam

Aroma dan Pangkal Jeruk yang Sering Diabaikan

Aroma merupakan indikator penting. Jeruk yang matang sempurna akan mengeluarkan aroma citrus segar dari kulitnya. Jika jeruk hampir tidak berbau, kemungkinan buah dipanen terlalu dini.

Perhatikan pula bagian pangkal jeruk. Pangkal yang sedikit cekung biasanya menandakan jeruk sudah matang dan memiliki rasa lebih manis.

Perbedaan Jenis Jeruk Manis dan Jeruk Asam

Menariknya tidak semua jeruk diciptakan sama. Jeruk manis seperti navel, Valencia, dan blood orange cocok dikonsumsi langsung atau dijadikan jus. Navel dikenal manis dan tanpa biji, sedangkan Valencia memiliki keseimbangan rasa manis dan asam yang ideal untuk jus.

Sebaliknya, jeruk asam seperti Seville orange lebih cocok untuk memasak karena rasa asam dan pahitnya sangat kuat. Untuk camilan, jeruk jenis mandarin seperti clementine, satsuma, dan tangerine cenderung lebih manis, mudah dikupas, dan rendah asam.

Kesalahan Umum Saat Memilih Jeruk di Pasar

Kesalahan paling umum adalah memilih jeruk hanya berdasarkan ukuran besar atau warna mencolok. Selain itu, banyak orang mengabaikan aroma dan berat buah.

Selain itu, membeli jeruk di luar musim juga meningkatkan risiko mendapatkan buah yang sudah lama disimpan.

Nah, agar rasa manis jeruk tetap terjaga, simpan jeruk di laci sayur kulkas dan konsumsi dalam waktu dua hingga tiga minggu. Hindari menyimpan jeruk dalam kantong plastik tertutup karena dapat mempercepat pembusukan.

Dengan demikian, cara memilih jeruk yang manis dapat dilakukan dengan memperhatikan jenis jeruk, berat, aroma, tekstur kulit, serta musim panennya. Dengan mengenali ciri-ciri alami tersebut, risiko salah beli bisa diminimalkan!

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+