YOGYAKARTA - Kacang panjang merupakan salah satu tanaman sayuran yang sangat populer di Indonesia. Tanaman ini mudah dijumpai di berbagai daerah dan sering digunakan sebagai bahan utama maupun pelengkap dalam beragam masakan tradisional, seperti tumisan, lalapan, hingga sayur lodeh. Selain rasanya yang lezat dan teksturnya yang renyah, kacang panjang juga kaya akan nutrisi, seperti vitamin A, vitamin C, protein nabati, serta serat yang baik untuk pencernaan. Tidak heran jika banyak masyarakat tertarik untuk menanam kacang panjang sendiri, baik di lahan pertanian, pekarangan rumah, maupun kebun skala kecil. Menanam kacang panjang tergolong relatif mudah, asalkan dilakukan dengan teknik yang tepat dan perawatan yang konsisten.
Cara Menanam Kacang Panjang
Dilansir dari laman Mitra Tani, tata cara menanam kacang panjang adalah sebagai berikut:
Siapkan Benih
Benih merupakan salah satu faktor penting keberhasilan budi daya kacang panjang. Pemilihan benih harus dilakukan dengan benar. Benih berkualitas biasanya ditandai dengan ciri terisi penuh, daya kecambah tinggi, tidak rusak, tidak ada serangan hama dan penyakit. Pastikan cek tanggal kedaluwarsa sebelum menanamnya ketika membeli benih kacang hijau di toko pertanian.
Mengolah Tanah
Segera olah lahan yang akan digunakan untuk menanam setelah mendapatkan benih terbaik. Cangkul tanah dengan kedalaman 20-30 sentimeter dan biarkan terbuka selama tiga sampai empat hari. Lalu taburkan kapur pertanian jika pH tanah kurang dari 5. Jangan lupa buat bedengan penanaman dan saluran drainase. Selanjutnya, campurkan pupuk kandang dengan tanah di bedengan tersebut. Terakhir, tutup bedengan dengan mulsa plastik dan beri lubang tanam.
Penanaman
Cara menanam kacang panjang diawali dengan menugal lubang tanam sedalam empat sampai lima sentimeter. Masukan dua benih kacang panjang dalam satu lubang, kemudian tutup dengan tanah tipis. Pasang turus dari belahan bambu yang ukurannya 150-200 cm saat tanaman berumur dua minggu atau saat tanaman setinggi 25 cm.
BACA JUGA:
Pemeliharaan Tanaman
Beberapa jenis pemeliharaan tanaman kacang panjang yang dapat dilakukan untuk menunjang pertumbuhan dan produktivitas antara lain, yaitu:
- Penyulaman
Gantilah tanaman yang mati atau pertumbuhannya tidak baik dengan tanaman baru yang lebih baik.
- Penyiraman:
Lakukan penyiraman menggunakan gembor atau mengalirkan air di saluran drainase.
- Penyiangan:
Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar area budi daya. Penyiangan biasanya dilakukan dua kali, yaitu setelah tanaman berumur tiga minggu dan enam minggu.
- Pemangkasan:
Pemangkasan dilakukan untuk membuat tanaman kacang hijau tidak terlalu rimbun karena tanaman yang terlalu rimbun bisa menghambat pembungaan.
- Pemupukan Susulan:
Pemupukan susulan setidaknya dilakukan tiga kali, yaitu saat tanaman berumur 12 hari setelah tanam (HST), 25 HST, dan 35 HST. Saat berumur 12 HST diberi pupuk NPK 150 kg, berumur 25 HST diberi pupuk NPK 100 kg dan Urea 50 kg, dan saat umur tanaman 35 HST diberi pupuk NPK 50 kg dan Urea 100 kg.
- Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian hama dan penyakit bisa dilakukan dengan cara pengendalian terpadu, yaitu menggunakan varietas unggul, pengendalian mekanis, biologi, dan kimiawi.
Panen dan Pascapanen
Kacang panjang dapat dipanen saat berumur 3,5 sampai lima bulan atau sesuai dengan varietasnya. Tanaman kacang panjang yang siap panen biasanya memiliki ciri-ciri seperti ukuran polong sudah maksimal, mudah dipatahkan, dan biji polong tidak menonjol. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara memotong tangkai buah dengan pisau tajam. Setelah itu, kumpulkan pada tempat khusus dan pilih kacang panjang yang kualitasnya terbaik. Waktu panen paling ideal adalah saat pagi atau sore hari.
Menanam kacang panjang merupakan kegiatan yang relatif mudah dan menguntungkan, baik untuk konsumsi sendiri maupun sebagai usaha pertanian. Teknik penanaman yang tepat dan perawatan yang rutin akan menjadikan tanaman kacang panjang dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah. Oleh karena itu, memahami cara menanam kacang panjang secara benar menjadi langkah penting bagi yang ingin mencoba berkebun atau bertani sayuran secara mandiri.
Demikian ulasan tentang cara menanam kacang panjang. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.