JAKARTA - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa saat bersin, mata kita otomatis menutup? Mungkin terlihat sepele, tapi sebenarnya ini bagian dari mekanisme tubuh yang sangat penting.
Bersin sendiri adalah refleks alami tubuh untuk membersihkan hidung dan saluran pernapasan dari iritan seperti debu, polusi, atau virus.
"Bersin adalah aliran udara yang kuat dan eksplosif keluar dari hidung dan mulut. Bersin terjadi secara tak sadar, sebagai respons refleks terhadap iritasi di lapisan hidung atau membran mukosa," jelas Dr. Andrew Lane, spesialis THT dan Direktur Johns Hopkins Sinus Center kepada TODAY.com.
Lapisan hidung ini memiliki serabut sensorik. Saat teriritasi, serabut ini menstimulasi saraf trigeminal, saraf kranial utama yang mengatur sensasi dan gerakan di wajah. Saraf ini kemudian mengirimkan sinyal ke otak agar tubuh mengeluarkan udara dengan cepat. Hal itulah yang menyebabkan bersin. Proses bersin melibatkan beberapa tahapan.
BACA JUGA:
1. Paru-paru menarik udara masuk.
2. Pita suara menutup sementara, membangun tekanan di dada dan tenggorokan.
3. Pita suara terbuka mendadak sehingga udara keluar melalui hidung dan mulut dengan kecepatan tinggi, hingga sekitar 160 km/jam
4. Mata menutup saat bersin sebenarnya merupakan refleks pelindung.
“Mata menutup otomatis selama bersin karena ini adalah bagian dari lengkungan refleks. Tubuh ingin melindungi mata dari tekanan udara yang tiba-tiba dan partikel yang terlempar keluar dari hidung," ucap Dr. Lane.
Selain itu, otot di sekitar mata (orbicularis oculi) terstimulasi bersamaan dengan otot lain yang terlibat dalam bersin. Ini membuat menutup mata menjadi otomatis, tanpa perlu kontrol sadar. Jika mata dibuka saat bersin, tekanan udara atau partikel yang keluar bisa masuk ke mata, sehingga berisiko iritasi atau infeksi.
Menutup mata bukan sekadar kebiasaan, tapi penting untuk:
- Melindungi mata dari debu, kuman, atau partikel asing.
- Mencegah cedera akibat tekanan udara yang tinggi saat bersin.
- Koordinasi refleks tubuh, karena bersin melibatkan banyak otot di wajah dan dada.
Tips Bersin yang Aman
Selain memahami mekanismenya, penting juga mengetahui cara bersin yang benar:
- Biarkan bersin keluar, jangan ditahan.
- Tutupi mulut dan hidung dengan tisu atau siku.
- Buang tisu dan cuci tangan setelah bersin.
Dengan cara ini, bersin tetap efektif membersihkan saluran hidung sekaligus menjaga kesehatan mata dan orang di sekitar Anda.