Bagikan:

YOGYAKARTA – Fenomena hidrosfer adalah kejadian alam yang melibatkan air. Istilah hidrosfer sendiri berasal dari dua kata bahasa Yunani yaitu “hydro” artinya air dan “sphairra” artinya bulatan. Pengertian hidrosfer secara sederhana dapat dipahami sebagai lapisan air yang mengelilingi bumi.

Air tersebut kemudian membentuk sebuah fenomena alam. Dalam keilmuannya, kajian hidrosfer sendiri termasuk dalam ruang lingkup geografi.Contoh fenomena hidrosfer juga sangat banyak, bahkan bisa ditemukan dengan mudah. Artikel ini akan membahas contohnya untuk Anda.

Contoh Fenomena Hidrosfer

Dilansir dari situs World Atlas, massa air kolektif yang ada di planet bumi baik yang ada di atas maupun bawah permukaan tanah. Hidrosfer jadi salah satu elemen pembeda bumi dengan planet lainnya dalam tata surya. Elemen ini juga ikut bertanggung jawab atas keberlangsungan makhluk hidup di bumi.

Keberadaan air di bumi tentu memiliki reaksi alami terhadap berbagai hal seperti suhu, cuaca, dan masih banyak lagi. Reaksi alami itu kemudian menimbulkan fenomena hidrosfer, yakni segala fenomena yang berkaitan dengan air. Fenomena tersebut bisa menguntungkan bagi makhluk hidup khususnya manusia, atau bisa jadi pemicu bencana hidrologi. Berikut ini contoh fenomena yang berkaitan dengan hidrosfer.

  1. Aliran sungai di dasar laut

Aliran sungai di dasar laut memisahkan air tawar dan air asin. Contoh fenomena ini adalah Angelita Cenote, area penyelaman yang ada di Meksiko. Fenomena ini terjadi karena lapisan hidrogen sulfida memisahkan dua jenis air tersebut.

  1. Banjir

Contoh fenomena hidrosfer yang paling sering dijumpai di Indonesia adalah banjir. Pemicunya bisa berbagai hal, misalnya luapan air sungai, cuaca ekstrem, kebocoran tanggul, dan masih banyak lagi. Fenomena ini kerap kali membawa dampak negatif seperti merusak properti, mampu menyebabkan korban jiwa, menghancurkan lahan pertanian, mencemari sumber air, dan masih banyak lagi.

  1. Gelombang laut

Fenomena ini melibatkan angin dan air laut. Angin yang berembus di atas permukaan laut memicu gelombang yang dapat terasa hingga pantai. Di laut Selatan Indonesia, angin yang berembus cukup besar hingga memicu gelombang besar.

  1. Danau 3 warna di Kelimutu

Anda bisa menjumpai danau yang mampu memancarkan tiga jenis warna di Gunung Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur. Kondisi itu bisa terjadi karena kandungan mineral yang ada di danau, ditambah pantulan sinar matahari oleh air danau.

  1. Mata air panas

Mata air panas adalah sumber air bersuhu tinggi. Air tersebut muncul dari bawah tanah. Suhu air bisa jadi panas karena pengaruh aktivitas geotermal seperti pegerakan magma di bawah tanah. Fenomena ini bisa ditemukan di berbagai wilayah, termasuk di Indonesia.

  1. Uap air dan awan

Penguapan air hingga menjadi awan juga termasuk fenomena hidrosfer. Uap air yang ada di atmosfer berkontribusi pada pembentukan awan hingga berujung pada hujan. Fenomena ini mudah dijumpai di Indonesia.

Itulah contoh fenomena hidrosfer. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+