JAKARTA — Lembaga Sensor Film (LSF) RI sukses menyelenggarakan Malam Anugerah LSF 2025, ajang penghargaan bagi insan perfilman, pertelevisian, dan lembaga yang berkomitmen mendukung budaya menonton sesuai usia.
Ketua LSF Naswardi menjelaskan, kegiatan tahun ini mengusung tema “Memajukan Budaya Menonton Sesuai Usia” yang dirancang tidak hanya sebagai ajang penghargaan, tetapi juga sarana edukasi publik mengenai pentingnya sensor mandiri.
“Berbeda dengan penghargaan karya budaya lainnya, karena merupakan penyatuan apresiasi terhadap tiga ajang: insan pertelevisian, perfilman, dan kepatuhan terhadap budaya sensor mandiri,” ujar Naswardi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/11).
Ia menambahkan, tema besar tersebut bertujuan untuk memperkuat literasi masyarakat mengenai penggolongan usia penonton di tengah beragamnya platform tontonan masa kini.
“Mengingat film, konten, dan tontonan tidak hanya bisa disaksikan di televisi dan bioskop, tapi juga berbasis internet. Secara regulasi, belum sepenuhnya masuk dalam proses filtrasi dan kurasi dari lembaga yang memiliki kewenangan,” jelasnya.
Naswardi juga menegaskan bahwa proses penilaian terhadap penerima anugerah dilakukan secara objektif melalui mekanisme penjurian yang ketat. Tercatat 58.415 film dan iklan film dinilai oleh 17 anggota LSF serta 20 tenaga sensor, yang terbagi ke dalam enam kelompok penjurian sesuai bidang masing-masing.
Untuk kategori Lifetime Achievement, penilaian dilakukan langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua LSF sebagai bentuk penghargaan tertinggi atas dedikasi terhadap perfilman nasional.
Acara Malam Anugerah LSF 2025 berlangsung meriah dengan penampilan dari berbagai artis dan musisi, termasuk Putri Ariani, Leslar Family, Ungu, Dewi Persik, Oka Antara, Gilang Dirga, serta 16 finalis D’Academy 7 yang menghadirkan nuansa seni budaya dalam panggung penghargaan tersebut.
Berikut daftar penerima Anugerah LSF 2025:
Industri Perfilman
-
Film Semua Umur Terbaik: Petualangan Anak Penangkap Hantu
-
Film 13+ Terbaik: Cinta Dalam Ikhlas
-
Film 17+ Terbaik: Siksa Kubur
-
Film 21+ Terbaik: Possession: Kerasukan
-
Jaringan Bioskop Peduli Sensor Mandiri: Cinema XXI
-
Rumah Produksi Terbaik: PT MD Pictures
-
Jaringan TI Peduli Sensor Mandiri: Maxtream
-
Trailer Terbaik: Bila Esok Ibu Tiada
-
Poster Terbaik: 1 Kakak 7 Ponakan
BACA JUGA:
Televisi
-
Televisi Peduli Sensor Mandiri: ANTV
-
Televisi Sensor Mandiri Terbaik: Indosiar
-
Televisi Peduli Kebudayaan: Trans TV
-
Televisi Peduli Pendidikan: GTV
Iklan
-
Iklan Komersial Terbaik: Livin’ Warung dan Pasar
-
Iklan Layanan Masyarakat Terbaik: Indosat Tanam Oksigen
Lembaga Terbaik
-
Kementerian/Lembaga Peduli Sensor Mandiri: Kementerian Kebudayaan RI
-
Lembaga Pendidikan Peduli Sensor Mandiri: Akademi Film Yogyakarta