JAKARTA - Agensi yang mewakili Lee Yi Kyung merilis pernyataan baru setelah artis mereka menjadi subyek kebencian karena penyebaran informasi palsu pada bulan lalu.
Dalam pesan yang ditukar, terduga Lee Yi Kyung menyebut ada beberapa pria Korea yang akan melecehkan anonim. Sang aktor juga disebut menanyakan ukuran badan anonim.
Pada foto lainnya, anonim sempat mengirim pesan rindu kepada Lee Yi Kyung hingga sang aktor merespons dengan foto dirinya. Foto lainnya memperlihatkan Lee Yi Kyung yang meminta foto seksual anonim.
“Terkait komunitas dan postingan di media sosial, kami mempersiapkan tindakan hukum kepada informasi palsu dan pesan kebencian,” kata Sangyoung Entertainment.
Unggahan itu kemudian dihapus oleh penulis pertama yang menyebut foto-foto dan pesan yang dibagikan menggunakan artifical intelligence (AI). Akan tetapi, hal itu ternyata merugikan Lee Yi Kyung yang menjadi subyek kebencian.
Orang yang menulis tentang Lee Yi Kyung itu sempat menyatakan, “Saya menulis unggahan itu sebagai lelucon dan tidak menyangka mendapat perhatian sebesar ini.”
Sangyoung Entertainment selaku agensi Lee Yi Kyung merespons tudingan pesan tersebut yang dikirim oleh sang aktor. Mereka akan mengambil tindakan hukum karena semua pesan yang dibagikan adalah palsu.
BACA JUGA:
“Kami menyayangkan informasi palsu dan pencemaran yang melibatkan nama aktor kami Lee Yi Kyung yang tersebar di internet. Melalui pihak legal, kami sudah mengajukan bukti ke Polisi Gangnam Seoul untuk penyebar postingan tersebut,” kata Sangyoung Entertainment pada Senin, 3 November.
Mereka melaporkan bukti sebagai kasus pencemaran nama baik dan penyebaran berita palsu.
“Kami sudah tegas menyatakan tidak memberi toleransi atau kompensasi terkait hal ini. Kami juga terus memantau unggahan yang merusak karakter artis kami, yang nantinya diproses secara hukum,” lanjut mereka.
“Kami sangat menyadari ini adalah waktu di mana seseorang harus dilindungi dari informasi palsu dan fakta yang didistorsi. Kami akan melakukan terbaik untuk menghindari kerugian yang disebabkan dari konten palsu,” katanya.