Bagikan:

JAKARTA - Pernahkah Anda pergi makan malam dan menyadari lampu di restoran terasa begitu redup atau remang? Bukan hanya untuk memberikan kesan romantis, ternyata ada alasan khusus mengapa banyak restoran memilih pencahayaan yang agak remang.

Para desainer interior yang berpengalaman dalam tata ruang restoran membagikan rahasianya. Ternyata suasana yang terasa hangat bukan sekadar gaya, tetapi strategi yang direncanakan dengan baik.

Berikut penjelasan mengapa restoran sering mengatur pencahayaan menjadi remang, seperti dilansir dari laman Reader's Digest, Sabtu, 1 November 2025.

1. Menciptakan Suasana yang Nyaman dan Menenangkan

Restoran bukan hanya tempat makan, tapi juga tempat orang beristirahat dari rutinitas. Pencahayaan yang redup memberi rasa rileks dan santai.

Menurut desainer interior Sarah Kuchar-Parkinson, cahaya yang hangat (sekitar 2700K) memberikan rasa nyaman dan akrab, berbeda dengan dapur restoran yang biasanya menggunakan cahaya putih terang 5000K.

Secara naluriah, tubuh kita merespons cahaya redup sebagai tanda untuk beristirahat, sama seperti nenek moyang kita yang mengakhiri hari dengan cahaya api unggun.

2. Membuat Pengunjung Ingin Kembali

Seperti kata pepatah, "Orang mungkin lupa apa yang dikatakan, tapi tidak lupa bagaimana mereka merasa". Jika suasana restoran menimbulkan rasa nyaman, hangat dan menyenangkan, kita akan lebih cenderung ingin kembali lagi. Pencahayaan memegang peran besar dalam menciptakan pengalaman tersebut.

3. Membuat Pengunjung Betah 

Cahaya yang lembut membuat suasana terasa santai, sehingga pengunjung cenderung tidak terburu-buru. Mereka lebih mungkin memesan minuman tambahan atau pencuci mulut.

Penelitian tahun 2017 dalam Journal of Marketing Research menunjukkan orang lebih sering memilih makanan yang lebih manis saat berada dalam cahaya redup.

Untuk mencapai nuansa lembut seperti cahaya lilin, desainer menggunakan beberapa lapisan pencahayaan seperti lampu dinding, lampu gantung, lampu meja, hingga cahaya yang diarahkan ke dinding. Tujuannya untuk menciptakan kedalaman dan sorotan cahaya yang membuat ruangan terasa hangat dan hidup.

Terlalu Redup Juga Tidak Baik

Kita semua pernah mengalami kesulitan membaca menu karena ruangan terlalu gelap. Selain tidak nyaman, penelitian dari Belanda menunjukkan makanan terasa kurang nikmat jika disajikan dalam pencahayaan yang terlalu gelap. Meski begitu, beberapa restoran tetap memilih suasana super gelap karena dianggap lebih trendy dan digemari anak muda.