Bagikan:

YOGYAKARTA - Kearifan merupakan pandangan hidup di masyarakat yang di dalamnya termuat nilai-nilai kebijaksanaan yang penting untuk menjaga identitas secara kolektif dan dapat menjadi jawaban terhadap permasalahan masyarakat. Tidak hanya menjadi warisan tradisional yang hanya sekadar warisan masa lalu, melainkan juga sebuah pandangan hidup yang berakar dalam praktik kehidupan sehari-hari.

Ada banyak bentuk kearifan lokal yang ada di tengah-tengah hidup Anda dan menjadi parameter bermasyarakat. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini untuk mengetahui apa itu kearifan lokal.

Apa Itu Kearifan Lokal?

Menurut pengertian umum, kearifan lokal adalah pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang dipresentasikan dalam bentuk aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal. Tujuannya adalah untuk menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka.

Kearifan lokal menjadi kumpulan gagasan-gagasan lokal yang penuh kearifan, bernilai baik, dan bersikap bijaksana yang dimiliki dan diimplementasikan oleh anggota masyarakat.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dituliskan bahwa kearifan lokal adalah nilai-nilai luhur yang diberlakukan dalam tata kehidupan masyarakat untuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup secara lestari.

Upaya memahami kearifan lokal dapat memberikan gambaran bahwa kearifan lokal hadir sebagai rambu-rambu atau panduan dari berbagai asimilasi budaya global yang rentan menerpa kehidupan manusia.

Kearifan lokal dapat berbentuk pengetahuan yang berasal dari pengalaman nyata di masyarakat dalam kurun waktu yang panjang, dan dipraktikkan secara terus-menerus.

Bentuk-bentuk kearifan lokal dalam masyarakat dapat berupa nilai, norma, etika, adat istiadat, kepercayaan, hukum adat, serta aturan-aturan khusus.

Nilai-nilai luhur mengenai kearifan lokal dapat meliputi cinta kepada tuhan, alam semesta beserta isinya, disiplin, mandiri, jujur, tanggung jawab, hormat dan santun, percaya diri, kreatif kerja keras, kasih sayang dan peduli, pantang menyerah, rendah hati dan baik, keadilan dan kepemimpinan, toleransi, cinta damai, dan persatuan. 

Apa Saja Ciri-ciri Kearifan Lokal?

Kearifan lokal dapat kita tandai dari beberapa ciri-ciri, antara lain:

  • Padu dengan praktik keseharian masyarakat dan lembaga
  • Lazim digunakan oleh individu dan masyarakat
  • Berdasarkan pengalaman
  • Teruji setelah digunakan berabad-abad
  • Dapat diadaptasikan dengan unsur kini
  • Sangat terkait dengan sistem kepercayaan
  • Bersifat dinamis

Manfaat Kearifan Lokal

Kearifan lokal menjadi sistem dari budaya lokal dan cerminan perilaku budaya masyarakat dan termasuk produk budaya yang unggul dan pantas sehingga ditetapkan sebagai pegangan hidup bagi masyarakat.

Oleh sebab itu, kearifan lokal dipandang sangat bernilai dan memiliki manfaat khusus dalam kehidupan masyarakat.

Sistem tersebut dikembangkan karena terdapat kebutuhan untuk menghayati, mempertahankan, dan melangsungkan hidup sesuai dengan situasi, kondisi, kemampuan, dan tata nilai yang dihayati dalam masyarakat.

Menurut Sartini (2006) dalam buku Pengembangan Modul Pembelajaran Ilmu Kebumian Berbasis Kearifan Lokal Matanggawe, terdapat fungsi kearifan lokal yaitu sebagai berikut:

  • Berfungsi untuk konservasi dan pelestarian sumber daya alam.
  • Berfungsi untuk mengembangkan sumber daya manusia.
  • Berfungsi untuk mengembangkan kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
  • Bermakna sosial, misalnya pada upacara daur pertanian.
  • Berfungsi menjadi petuah, kepercayaan, sastra dan pantangan.
  • Bermakna sosial contohnya upacara integrasi komunal/kerabat.
  • Bermakna etika dan moral
  • Bermakna politik, contohnya upacara ngangkuk merana dan kekuasaan patron client.

Demikianlah ulasan tentang apa itu kearifan lokal, ciri-ciri, dan manfaatnya. Semoga informasi ini bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.