Bagikan:

YOGYAKARTA - Rumah yang ideal bagi anak bukan hanya tempat berlindung, tetapi juga lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka, baik secara fisik maupun mental. Menata rumah ramah anak tidak harus membuat desain interior terlihat membosankan atau kurang estetik. Justru, dengan beberapa penyesuaian, rumah bisa tampil gaya sekaligus aman dan nyaman untuk anak-anak.

Dilansir dari Toll Brothers, berikut adalah sembilan tips manata rumah agar menjadi tempat yang ramah bagi anak.

Tips Menjadikan Rumah Ramah Anak

  1. Gunakan Furnitur dengan Tepi Bulat

Keselamatan anak-anak terutama saat mereka belajar berjalan dan bergerak aktif, sangat dipengaruhi oleh bentuk furnitur di rumah. Sebisa mungkin, pilih furnitur dengan sudut yang membulat, seperti meja bundar atau kursi tanpa sudut tajam. Jika di rumah sudah ada furnitur dengan sudut runcing, Anda bisa menambahkan pelindung sudut agar risiko cedera saat terbentur bisa diminimalkan.

  1. Pastikan Furnitur Tidak Mudah Tumbang

Bayi dan anak kecil kerap bermain dengan menarik atau memanjat furnitur. Hal ini dapat menyebabkan lemari atau rak tinggi terjungkal dan membahayakan anak. Gunakan alat pengaman seperti anti-tip kits untuk menahan perabot besar tetap menempel pada dinding, sehingga lebih stabil dan tidak mudah roboh.

  1. Gunakan Cat Dinding yang Aman dan Mudah Dibersihkan

Anak-anak seringkali menyalurkan kreativitas mereka dengan mencorat-coret dinding. Untuk mengatasi hal ini, gunakan cat interior khusus yang aman bagi anak dan mudah dibersihkan, seperti cat berbahan dasar air (water-based) yang bebas bahan kimia berbahaya. Pilihan cat semacam ini memudahkan Anda menghapus noda tanpa merusak warna asli dinding.

  1. Pilih Lantai dan Karpet yang Ramah Anak

Karena anak sering bermain di lantai, penting memilih material yang tidak licin dan mudah dibersihkan. Lantai vinyl dan kayu keras menjadi pilihan yang baik karena lebih tahan lama dan praktis. Untuk kenyamanan saat anak bermain, tambahkan karpet di ruang keluarga atau ruang bermain. Selain memberikan rasa hangat, karpet juga melindungi anak dari benturan saat terjatuh.

  1. Sediakan Banyak Ruang Penyimpanan

Mainan, buku, pakaian, dan perlengkapan anak lainnya membutuhkan tempat penyimpanan yang memadai. Gunakan rak, keranjang, atau laci bertingkat untuk menjaga rumah tetap rapi. Penyimpanan yang mudah dijangkau anak juga dapat melatih kemandirian mereka dalam merapikan barang sendiri.

  1. Perhatikan Keamanan di Sekitar Kolam Renang

Bagi rumah yang memiliki kolam renang, pengawasan ekstra wajib dilakukan. Selain pagar pembatas, penggunaan alarm kolam renang dapat menjadi solusi tambahan. Alat ini akan memberi peringatan saat seseorang jatuh ke kolam, membantu mencegah kecelakaan serius.

  1. Pasang Gerbang Pengaman di Area Rawan

Gerbang bayi adalah alat yang sangat efektif untuk membatasi akses anak ke area berbahaya seperti tangga atau dapur. Pilih gerbang lipat atau gerbang yang bisa dipasang permanen namun tetap mudah dibuka oleh orang dewasa. Letakkan gerbang di bagian atas dan bawah tangga atau pintu menuju ruangan tertentu.

  1. Gunakan Kamera Pengawas

Teknologi rumah pintar memungkinkan orang tua memantau anak dari jarak jauh. Kamera pengawas bisa dipasang di ruang bermain, kamar anak, atau bahkan ruang tamu untuk memastikan anak tetap dalam pengawasan meskipun Anda sedang di ruangan lain.

  1. Gunakan Kunci dan Penutup Pengaman

Untuk melindungi anak dari bahaya, pastikan area seperti lemari obat, toilet, jendela, dan laci tajam diberi kunci pengaman. Jangan lupakan stopkontak, pasang penutup khusus untuk mencegah anak memasukkan benda asing ke dalamnya.

Menata rumah agar ramah anak memang memerlukan penyesuaian, namun tidak berarti mengorbankan gaya atau kenyamanan. Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana di atas, Anda bisa menciptakan lingkungan yang aman, menyenangkan, dan mendukung pertumbuhan anak di rumah. Rumah yang baik untuk anak adalah rumah yang membuat mereka bebas bergerak, belajar, dan bermain tanpa risiko yang membahayakan.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+