Bagikan:

YOGYAKARTA – Tahukah Anda titik cahaya bisa dilihat dengan mata dari jarak yang sangat jauh? Sebagai contoh pantulan cahaya dari bintang dan bulan bisa dilihat dengan mata telanjang dari bumi saat malam hari. Hal yang sama juga terjadi pada lampu yang mampu menerangi area yang luas. Kondisi itu kemudian menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana cahaya merambat hingga mampu menerangi benda di sekelilingnya.

Bagaimana Cahaya Merambat

Secara sederhana cahaya dapat dipahami sebagai sinar yang membuat mata mampu menangkap bayangan benda yang dipantulkan. Cahaya bisa berasal dari berbagai sumber salah satunya adalah lampu. Lampu dapat menghasilkan sorotan cahaya yang dapat merambat lurus menerangi objek yang ada di depannya.

Dalam ilmu fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik yang tidak terlihat. Cahaya merambat sebagai gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh-misalnya-lampu sebagai sumber gelombang.

Menariknya, meski termasuk gelombang, perambatan cahaya tidak membutuhkan medium sebagaimana gelombang suara yang membutuhkan udara. Cahaya tetap dapat merambat di ruang hampa udara atau tanpa medium lainnya.

Meski tak membutuhkan medium, gelombang cahaya bisa semakin lemah. Semakin jauh rambatan cahaya dari sumbernya semakin lemah pula gelombangnya.

Sifat-sifat Cahaya

Cahaya memiliki sifat khusus yang bisa diamati sekaligus dibuktikan secara ilmiah. Berikut ini beberapa sifat cahaya yang bisa dibuktikan secara ilmiah.

  1. Cahaya merambat lurus

Perambatan cahaya terjadi secara lurus ke segala arah. Arah cahaya tidak bisa dipengaruhi oleh apapun seperti gravitasi, angin, suara, dan sebagainya. Gelombang cahaya hanya akan merambat ke arah yang dituju sumbernya. Sebagai contoh lampu senter yang saat dihidupkan, gelombang cahaya akan merambat ke lingkungan sekitar sesuai arah dimana senter diarahkan.

  1. Cahaya dapat dibiaskan

Sifat cahaya lainnya adalah dapat dibiaskan. Artinya meski cahaya merambat lurus, namun pembiasan atau pembelokan bisa terjadi. Pembiasan tersebut bisa terjadi saat gelombang melewati batas antara dua medium dengan kerapatan yang berbeda.

Contooh pembiasan cahaya adalah ketika melihat cahaya dari balik gelas bening yang berisi air jernih. Saat dilihat cahaya nampak berbelok dari dari sumbernya.

  1. Menembus benda bening

Cahaya dapat menembus benda bening yang tidak terhalang apapun termasuk pigmen warna. Sebagai contoh, cahaya matahari dapat menembus kaca jendela bening sehingga mampu memasuki ruangan rumah. Namun cahaya tidak bisa menembus pintu. Sebagai gantinya cahaya akan menghasilkan bayangan pintu.

Itulah informasi terkait bagaimana cahaya merambat pada lampu. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.