JAKARTA - Dalam sidang eksepsi alias nota keberatan kasus dugaan pemerasan dan pengancaman, Nikita Mirzani mengambil kesempatan untuk menyampaikan pesan rindu kepada ketiga anaknya, Laura Meizani, Azka Raqila Ukra, dan Arkana Mawardi.
Pasalnya akibat kasus dugaan pemerasan atas Reza Gladys ini, Nikita harus merelakan diri tidak merasakan Idul Fitri beberapa waktu lalu bersama anak-anaknya.
"Sejak ditahan saya tidak bisa berkumpul lagi dengan anak-anak saya, tidak bisa menjalankan ibadah puasa bersama-sama dan merayakan hari raya Idul Fitri bersama-sama seperti umat muslim pada umumnya. Hal ini sangat menyayat hati dan menyiksa batin saya," ungkap Nikita Mirzani saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 1 Juli.
Tangis Nikita pun akhirnya pecah saat mengungkapkan rasa rindunya kepada ketiga anaknya. Ia berpesan kepada anak-anaknya untuk bersabar menantinya hingga kasus ini selesai.
BACA JUGA:
"Untuk ketiga anakku, ami kangen," lanjutnya.
"Yang sabar ya nak dan jangan lupa selalu mendoakan ami, karena ami sekarang masih berjuang untuk tetap teguh memegang kebenaran. Ami juga sangat yakin kebenaran bisa disalahkan tapi tidak bisa dikalahkan," sambung Nikita Mirzani.
Bukan tanpa sebab, Nikita mengaku kalau selama mendekam di Rutan Pondok Bambu tidak bisa bertemu dengan anak-anaknya.
"Enggak ketemu anak ya kalau di rutan Pondok Bambu kan ada jamnya, dan anak-anak kan sekolahnya di Internasional, jadi pulangnya jam 4 sore, jam besuk kan habis. Karena di rutan itu ada telepon bisa, wartel yang bisa video call, jadi, sekarang lewat video di wartel yang ada di Rutan," jelas Nikita Mirzani.
"Dulu waktu masih di Polda masih bisa ketemu anak, sering, sekarang enggak karena jauh dan jam sekolah anak pulang itu beda," tuturnya.