YOGYAKARTA – Tradisi lisan adalah warisan budaya yang diwariskan secara lisan dan turun temurun. Indonesia sebagai negara yang dihuni oleh berbagai suku memiliki warisan tradisi lisan yang sangat banyak. Bahkan banyak pula yang masih lestari sampai sekarang. Agar tetap lestari, masyarakat perlu tahu apa saja contoh tradisi lisan yang dimiliki Indonesia seperti cerita atau tembang. Untuk memahami lebih dalam simak artikel berikut ini.
Contoh Tradisi Lisan
Hampir setiap wilayah di Indonesia punya budaya berupa tradisi lisan. Bentuk tradisi tersebut juga berbeda-beda dengan makna filosofis yang berbeda pula. Berikut ini tradisi lisan Indonesia yang masih bisa ditemukan.
- Pantun: Puisi lama dengan irama a-b-a-b. Digunakan sebagai media penyampai nasihat, sindiran, atau sekadar hiburan.
- Mantra: Doa atau ucapan sakral yang biasa dibaca dalam ritual dengan berbagai tujuan seperti mencari kesembuhan, keselamatan, atau memohon sesuatu kepada leluhur.
- Tembang Macapat: Biasa disebut sebagai lagu tradisional dari Jawa, contoh Dandhanggula, Kinanthi, dan Asmaradana.
- Pewayangan: Tradisi ini berbentuk pertunjukan, namun menampilkan cerita epos Mahabharata dan Ramayana yang diturunkan secara lisan.
- Kaba: Adalah cerita rakyat dari Minangkabau. Penyampaian cerita dilakukan dengan nyanyian sambil diiringi alat musik saluang.
- Paparikan: Berbentuk pantun Sunda. Paparikan digunakan sebagai media pembelajaran moral atau sekadar hiburan saja.
- Parikan: Bisa disebut puisi pendek dari Jawa. Biasanya dibacakan sebagai media hiburan.
- Nohot-Nohot: Berbentuk ucapan simbolik yang dimiliki masyarakat Batak Toba. Biasanya ada saat acara adat.
- Dendang Pauh: Nyanyian masyarakat Aceh yang berisi cerita roman daerah.
- Toleat: Berbentuk cerita atau nyanyian rakyat. Biasanya dibacakan sambil diiringi musik suling bambu (toleat).
- Fagogu: Berupa cerita rakyat masyarakat Nias. Kisah yang diceritakan adalah kepahlawanan atau legenda leluhur.
- Babad: Cerita sejarah ini diceritakan secara lisan dari nenek moyang tentang asal usul tanah Jawa.
- Uga Wangsit Siliwangi: Berupa petuah atau ramalan yang konon berasal dari Prabu Siliwangi lalu dilestarikan secara lisan.
- Mopi-mopi: Berbentuk cerita yang berasal dari Maluku. Biasanya dikisahkan saat momen santai.
- Basambilan: Merupakan ucapan sambutan tamu saat upacara adat formal.
BACA JUGA:
Itulah beberapa contoh tradisi lisan yang masih lestari sampai sekarang. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.