Bagikan:

JAKARTA - Bront Palarae menjadi salah satu pemeran dalam film terbaru Danial Rifki, Dendam Malam Kelam. Meski ini bukan film Indonesia pertama, namun ia mengungkap adanya tantangan sendiri dalam peran terbarunya.

“Ketika mendapat skenario, aku tanya sama manajerku “Falcon ini kasih ke aku serius?” Karena skenarionya bagus lalu aku baca karena dialognya panjang,” kata Bront Palarae dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Mei.

“Aku itu excited 2 menit. Bagus, ayo, tapi setelah menit ketiga sulit sekali. Dialognya panjang dan waktu baca cuma tahu Putri (Ayudya), Marissa (Anita) tapi gak ada scene sama Marissa. Siapa sih ini Arya Saloka? Eh ternyata scene aku sama dia,” jelasnya.

Aktor 46 tahun itu berperan sebagai Arya Pradana, seorang detektif yang terlibat dalam sebuah kasus di lab forensik. Untuk peran ini, ia berupaya menampilkan sisi berbeda dari penampilan detektif pada umumnya.

“Coba paham visi story universe konsep sutradara jadi ketika ngobrol bikin noir langsung ada checklist-nya seperti apa jadi setelah itu langsung jaket saja,” kata Bront Palarae.

“Ada beberapa opsi dan kita pilih yang itu dan proses yang bagi kita mencoba mencari sesuatu yang istimewa buat penonton Indonesia karena sudah dibikin versi lain jadi kalau mau dibikin adaptasi apa yang mau diimprove salah satunya jaket,” katanya.

Film Dendam Malam Kelam menceritakan jenazah Sofia Arini (Marissa Anita) menghilang dari lab forensik. Arya Pradana (Bront Palarae) sebagai detektif mencurigai suami Sofia, Jefri Adam (Arya Saloka).

Film Dendam Malam Kelam akan tayang di bioskop Indonesia mulai 28 Mei 2025.