YOGYAKARTA – Doa bangun tidur adalah salah satu anjuran yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW. Doa tersebut dibaca setelah terbangun dari tidurnya di malam hari. Namun ada pula doa-doa bangun tidur yang bisa dibaca jika terbangun saat tengah malam atau ketika siang hari. Berikut ini doa setelah bangun yang bisa dibaca sesuai kondisinya.
Doa Bangun Tidur Versi Pendek
Salah satu doa setelah bangun tidur yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah doa yang berisi pujian kepada Allah SWT. Untuk Anda yang ingin mulai mengamalkan doa sehari-hari setelah bangun tidur, berikut ini doa versi pendek yang bisa diamalkan, dilansir dari NU Online.
الحَمْدُ لِلهِ الًّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ
Alhamdulillâhil ladzî ahyânâ ba‘da mâ amâtanâ wa ilaihin nusyûr
Artinya;
Segala puji bagi Allah, Tuhan yang menghidupkan kami setelah Ia mematikan kami. Kepada-Nya lah kebangkitan hari Kiamat. (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Al-‘aidrus, Jakarta) (Alhafiz K).
Selain itu ada pula doa usai tidur yang bisa dibaca ketika seseorang tiba-tiba terbangun saat tengah malam, atau ketika ia terbangun di tidur siangnya. Doa yang bisa dibaca adalah sebagai berikut.
الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ فِي جَسَدِيْ وَرَدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ
Alhamdulillāhil ladzī ‘āfānī fī jasadī, wa radda ‘alayya rūhī, wa adzina lī bi dzikrihī
Artinya;
“Segala puji bagi Allah yang telah menjaga kesehat ragaku, mengembalikan nyawaku, dan mengizinkanku menyebut nama-Nya,” (HR Bukhari dan Muslim).
BACA JUGA:
Doa Bangun Tidur Versi Panjang
Selain doa versi pendek, ada pula doa setelah tidur versi panjang. Doa tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Kitab Bidayatul Hidayah Imam Al-Ghazali. Berikut ini doa bangun tidur versi panjang yang bisa dibaca, dilansir dari NU Online.
الْحَمْدُ للهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ للهِ وَالْعُظْمَةُ وَالسُّلْطَانُ ِللهِ وَالْعِزَّةُ وَالْقُدْرَةُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مَحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. أَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحَيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ. أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ أَنْ تَبْعَثَنَا فِى هَذَا الْيَوْمِ إِلَى كُلِّ خَيْرٍ وَنَعُوْذُ بِكَ أَنْ نَجْتَرِحَ فِيْهِ سُوْأً أَوْنجْرِهِ إِلَى مُسْلِمٍ أَوْ يُجْرِهِ أَحَدٌ إِلَيْنَا. نَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا فِيْهِ.
Alhamdu lillāhi alladhī aḥyānā ba‘da mā amātanā wa ilaihin-nushūr. Aṣbaḥnā wa aṣbaḥal-mulku lillāhi wal-‘uẓmatu was-sulṭānu lillāhi wal-‘izzatu wal-qudratu lillāhi rabbil-‘ālamīn. Aṣbaḥnā ‘alā fiṭratil-islām, wa ‘alā kalimatil-ikhlāṣ, wa ‘alā dīni nabiyyinā Muḥammadin ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alā millati abīnā ibrāhīma ḥanīfan musliman wa mā kāna minal-mushrikīn. Allāhumma bika aṣbaḥnā wa bika amsainā wa bika naḥyā wa bika namūtu wa ilaikan-nushūr. Allāhumma innā nas’aluka an tab‘athanā fī hādzal-yawmi ilā kulli khair, wa na‘ūdzubika an najtariḥa fīhi sū’an aw najurrahu ilā muslimin aw yujirahu aḥadun ilainā. Nas’aluka khaira hādzal-yawmi wa khaira mā fīhi wa na‘ūdzubika min sharri hādzal-yawmi wa sharri mā fīhi.
Artinya:
Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nyalah kami kembali. Aku memasuki pagi, sedang kekuasaan tetap hanyalah milik Allah, kemuliaan dan kekuasaan milik Allah pula. (Dialah) Tuhan seru sekalian alam. Aku menyongsong pagi dengan kesucian Islam dan dengan kalimat ikhlas (syahadat) serta dengan agama (yang dibawa) Nabi Muhammad saw. Juga dengan agama Bapak kami Ibrahim dengan berserah diri, serta bukanlah kami termasuk golongan orang-orang musyrik. Ya Allah dengan-Mu lah kami memasuki pagi dan sore, dengan-Mu lah kami hidup dan mati dan kepada-Mu lah kami kembali. Ya Allah kami mohon bangkitkanlah kami di hari ini pada kebaikan. Dan kami berlindung kepadamu dari mengerjakan keburukan ata mempekerjakan orang islam pada keburukan dan dipekerjakan orang untuk keburukan. Aku meminta kepada-Mu kebaikan hari ini dan kebaikan yang ada di dalamnya serta memohon perlindungan dari kejelekan hari ini dan kejelekan yang ada di dalamnya.
Itulah informasi terkait doa bangun tidur. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.