Bagikan:

JAKARTA - Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap bedah plastik di Indonesia, layanan rekonstruksi dan estetika kini semakin berkembang. Mungkin yang tadinya banyak orang melakukan operasi plastik untuk estetika wajah, saat ini body contouring atau kontur tubuh pada bagian lain semakin diminati. 

Menurut Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika, dr. Rezania Khairani Mochtar, Sp.B.P.R.E, kontur tubuh yang saat ini menjadi salah satu aspek yang banyak diminati dalam dunia bedah plastik. Hal ini pun tak lepas dari faktor penuaan yang terjadi secara alami pada tubuh manusia. 

"Melalui prosedur body contouring, proporsi tubuh yang lebih seimbang dapat dicapai dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu," jelasnya dalam keterangan pers Klinik Utama Sakti Medika yang diterima VOI, baru-baru ini. 

Fenomena ini pun didorong oleh berbagai faktor, mulai dari kemajuan teknologi medis, meningkatnya kesadaran akan penampilan, hingga pengaruh media sosial yang semakin kuat.

Apalagi tak sedikit pula selebritas dan influencer secara terbuka membagikan pengalaman mereka menjalani operasi plastik dan body contouring.

Hal ini turut berkontribusi dalam mengubah stigma dan persepsi masyarakat terhadap prosedur estetika. Dengan adanya transparansi ini, semakin banyak individu yang merasa lebih nyaman untuk menjalani prosedur serupa.

Meskipun tren operasi plastik terus meningkat, penting bagi calon pasien untuk melakukan riset mendalam sebelum memutuskan menjalani prosedur estetika.

Memilih klinik atau dokter yang bersertifikasi, memahami risiko yang mungkin terjadi, serta memiliki ekspektasi yang realistis adalah langkah penting agar hasil yang diperoleh sesuai harapan.

Semakin berkembangnya teknologi dan metode dalam dunia bedah plastik, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menjalani prosedur sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.

"Tren ini mencerminkan perubahan paradigma di mana bedah plastik tidak lagi sekadar tentang penampilan, tetapi juga tentang kenyamanan, kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup," pungkasnya.