YOGYAKARTA – Sidratul Muntaha adalah salah satu tempat istimewa sekaligus bersejarah bagi umat Islam. Tempat tersebut berkaitan dengan peristiwa dan sejarah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dimana peristiwa tersebut berujung pada perintah Allah SWT untuk melakukan shalat wajib untuk para Muslim. Lalu, apa itu Sidratul Muntaha? Bagaimana bentuk fisiknya?
Apa Itu Sidratul Muntaha
Dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Sidratul Muntaha secara harfiah berasal dari dua kata yakni sidrah yang artinya pohon bidara (syajaratun nabiq), dan muntaha yang artinya adalah puncak atau batas tertinggi. Menurut ulama, Sidratul Muntaha merupakan pohon besar yang letaknya ada di langit lapis ke-7.
Serupa, dalam situs NU Online dikatakan bahwa keberadaan Sidratul Muntaha ada di dekat surga. Hal tersebut sebagaimana diterangkan dalam salah satu ayat di QS. an-Najm yang artinya, “Di dekatnya ada surga tempat tinggal. (Nabi Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratulmuntaha dilingkupi oleh sesuatu yang melingkupinya.” (QS. an-Najm [53]: 13-14).
Sidratul Muntaha sekaligus menjadi pohon tempat terakhir arwah para syuhada. Pohon ini ada di sebelah kanan ‘Arasy, dengan daun berbentuk seperti kuping gajah, buahnya seperti kendi besar, dan dahannya berupa mutiara, yaqut, dan, zabarjad. (Tafsir Muqatil bin Sulaiman, juz IV/160).
BACA JUGA:
Keistimewaan Sidratul Muntaha
Sidratul Muntaha memiliki beberapa keistimewaan yang banyak diriwayatkan. Beberapa keistimewaan tersebut adalah sebagai berikut.
- Memiliki bentuk yang Indah
Bentuk fisik Sidratul Muntaha sangat indah. Di akar pohon ini ada empat sungai masing-masing yakni dua sungai batin yang ada di surga dan dua sungai lahiriah yang dikaitkan dengan sungai Nil dan Eufrat, sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Ahmad.
Selain itu bayangan pohon ini sangat besar. Bahkan penunggang kuda membutuhkan waktu selama 100 tahun untuk melewati bayangannya saja.
- Rasulullah SAW tak bisa melukiskan keindahan Sidratul Muntaha
Keindahan Sidratul Muntaha tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Sidratul Muntaha oleh Nabi Muhammad SAW disebut memiliki cahaya dan warna yang tidak bisa dijelaskan oleh manusia. Rasulullah SAW juga menggambarkan bahwa keindahan Sidratul Muntaha tidak bisa dilukiskan.
- Dekat dengan surga
Selain berada di langit ke-7, Sidratul Muntaha berdekatan dengan surga yang menjadi dambaan seluruh umat Islam. Artinya pohon tersebut memiliki tempat yang sangat istimewa.
- Daunnya digunakan oleh malaikat untuk berdzikir
Dalam NU Online dijelaskan bahwa setiap daun Sidratul Muntaha digunakan oleh malaikat yang selalu berzikir kepada Allah SWT. Bahkan, Jibril pun tidak diperkenankan untuk memasukinya, hanya Muhammad SAW yang diperbolehkan untuk mendekatinya.
Itulah informasi terkait apa itu Sidratul Muntaha. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.