Bagikan:

YOGYAKARTA - Sourdough merupakan salah satu jenis roti yang cukup digemari oleh sebagian besar orang. Roti sourdough memiliki rasa yang unik sebab diolah dari bahan-bahan alami. Untuk mengenal roti sourdough lebih detail, simak ulasan di bawah ini.

Berbeda dengan roti pada umumnya, sourdough tidak terdapat kandungan ragi instan. Walaupun demikian, adonan sourdough tetap bisa mengembang dengan tekstur yang padat dan sedikit kenyal.

Roti sourdough diolah dengan memanfaatkan teknik ‘starter’ atau biang yang terdiri dari fermentasi tepung, air, dan bakteri asam laktat.

Mengenal Roti Sourdough

Dilansir dari buku Rahasia Membuat Roti Sehat & Lezat dengan Ragi Alami oleh Sangjin Ko, sourdough adalah roti yang terbuat dari bahan pengembang alami alami atau starter.

Berdasarkan catatan sejarah, pembuatan roti yang menggunakan teknik ini ditemukan pertama kali oleh bangsa Mesir. Dikisahkan, seorang tukang roti meninggalkan campuran tepung dan air tanpa sengaja selama beberapa hari. Meski sudah mengeluarkan busa, campuran adonan tersebut tetap ia gunakan untuk membuat roti.

Ternyata tanpa disangka, roti yang dihasilkan justru menghasilkan aroma yang lebih harum. Roti tersebut juga memiliki tekstur yang lebih padat dan sedikit kenyal. Sejak saat itu, teknik membuat roti dari biang menyebar ke daratan Eropa dan Amerika.

Bagi Anda yang ingin membuat roti sourdough, dibutuhkan starter atau biang adonan. Starter sourdough dapat Anda beli di supermarket atau dibuat sendiri. Cara membuatnya yaitu dengan mencampurkan tepung dan air dalam jumlah yang sama dalam wadah, kemudian biarkan selama beberapa hari.

Selama disimpan di tempat hangat dan diberi tepung baru setiap harinya, Mikroorganisme dalam starter sourdough akan terus hidup dan berkembang.

Apa Saja Kelebihan Roti Sourdough?

Jika dibandingkan dengan jenis roti lainnya, di bawah ini adalah beberapa manfaat dan kelebihan roti sourdough:

Aroma dan cita rasa khas

Fermentasi memberikan peran penting untuk meningkatkan rasa dan aroma roti sourdough. Penggunaan starter akan membuat peningkatan aroma yang lebih harum.

Dibandingkan dengan jenis roti lainnya, dari segi rasa, sourdough lebih asam dan gurih. Dikutip dari Jurnal Produk Roti Fungsional: Bahan Baru dan Teknologi Pemrosesan untuk Nutrisi yang Dipersonalisasi, rasa gurih dari roti sourdough mungkin terbentuk karena gabungan asam dengan strain lactobacillus reuteri yang mengakumulasi glutamat.

Lebih sehat

Dibandingkan dengan roti lainnya, roti Sourdough diklaim lebih sehat. Roti ini memiliki kandungan gluten yang rendah. Sementara itu, dikutip dari Healthline, indeks glikemik roti sourdough cukup rendah sehingga seseorang yang mengonsumsinya akan merasakan kenyang lebih lama.

Tekstur roti padat dan kenyal

Sourdough juga mempunyai tekstur yang unik. Bagian luarnya lebih keras dan garing, tetapi bagian dalamnya cukup padat dan kenyal. Roti jenis ini juga memberikan tampilan yang berongga.

Kaya Protein

Dilansir dari Cookinglight, sepotong roti sourdough mengandung lebih banyak protein daripada telur. Tentunya hal ini  menjadi cara sehat untuk menambah asupan protein.

Asupan protein yang tinggi dapat membantu menambah massa dan kekuatan otot sekaligus mengurangi kehilangan otot selama seseorang menurunkan berat badan. Orang yang mengonsumsi lebih banyak protein juga cenderung mempunyai kesehatan tulang yang lebih baik.

Mudah Dicerna

Roti adonan seringkali lebih mudah dicerna dibandingkan roti biasa. Dikutip dari Healthline, peneliti meyakini hal ini bisa jadi karena kandungan prebiotik dan probiotiknya.

Prebiotik adalah serat yang tidak dapat dicerna dan menjadi makanan bagi bakteri di usus, sedangkan probiotik adalah bakteri menguntungkan yang ditemukan dalam makanan tertentu.

Demikianlah ulasan yang bisa membantu Anda untuk mengenal roti Sourdough. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. 

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+