JAKARTA - Presiden AS Donald Trump menyatakan akan melakukan serangan lanjutan ke Iran Rabu malam waktu setempat.

Trump sebelumnya meluapkan kekesalannya terhadap para pemimpin Iran dengan menyebut mereka “tidak waras”.

"Kami telah menghantam mereka dengan keras tadi malam, dan kemungkinan besar akan menghantam mereka dengan keras lagi malam ini," ujarnya dalam KTT NATO dilansir CNN, Rabu, 8 Juli.

"Selama ini mereka bertindak sebagai penindas di Timur Tengah, namun kini mereka bukan lagi penindas,” sambungnya.

Pernyataan Trump tersebut disampaikan beberapa jam setelah ia menyatakan gencatan senjata AS dengan Iran telah "berakhir" menyusul serangan rezim tersebut terhadap kapal-kapal komersial di dekat Selat Hormuz.

Presiden Trump menganggap para pemimpin Iran terus-menerus memperdayanya. Iran disebut tampak terbuka terhadap kesepakatan damai selama sesi perundingan, namun belakangan justru mengingkari janji mereka sendiri.

"Mereka menyetujui segalanya, lalu mengadakan konferensi pers dan mengatakan bahwa kami bahkan tidak pernah membicarakan hal itu," kata Trump. "Mereka itu tidak waras; ada yang tidak beres dengan orang-orang ini,” kritiknya.

Trump mengutarakan ia "tidak senang" dengan rezim tersebut dan mengatakan kini sedang mempertimbangkan serangan lebih lanjut yang bisa saja dilakukan segera pada Rabu malam.

"Kami bisa saja menghantam mereka dengan keras malam ini, namun kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya," ujarnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+