Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Turun hingga Pesan Rahasia Perwira AS
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim pembicaraan dengan Iran akan dilanjutkan setelah dirinya membatalkan "serangan besar-besaran."
Apa yang terjadi dua hari terakhir terkait perang AS-Iran?
Trump Klaim Negosiasi AS-Iran Dimulai Senin
Dilaporkan CNN, Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran akan dimulai pada Senin, 3 Agustus setelah ia membatalkan rencana serangan yang ia sebut sebagai "serangan besar-besaran" terhadap negara tersebut.
Namun, Iran belum secara terbuka menunjukkan perubahan sikap, sementara media pemerintah sempat mengejek Trrump pada Minggu setelah ia mengumumkan pembatalan serangan tersebut.
Trump Batalkan Serangan
Trump mengaku diminta untuk membatalkan rencana serangan tersebut oleh sekutu-sekutunya seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan juga oleh Iran.
Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebelumnya telah melakukan pembicaraan telepon dengan Trump dan mendesak dilakukannya deeskalasi perang, menurut laporan kantor berita pemerintah Arab Saudi. Namun, media pemerintah Iran tidak memberikan indikasi Teheran meminta agar serangan tersebut dibatalkan.
Dilansir dari CNN, Trump menolak menjawab pertanyaan apakah rencana serangan tersebut akan menyasar target-target energi.
Dalam pembaruan informasi, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan AS dalam posisi "siap tempur sepenuhnya" dan "tetap siaga—pada tingkat kesiapan yang belum pernah terlihat sejak Perang Dunia II."
Upaya Diplomasi
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berbicara dengan mitranya dari Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, serta Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir pada Minggu, 2 Agustus. Ini merupakan putaran kedua pembicaraan diplomatik dalam kurun waktu 24 jam, sebagaimana dilaporkan oleh media pemerintah Press TV.
Harga Minyak Turun
Harga minyak berjangka turun pada Minggu setelah Trump mengumumkan penundaan serangan. Minyak mentah Brent, yang menjadi acuan internasional, turun sekitar 5,6% menjadi sekitar 83 dolar AS per barel, sementara minyak mentah AS turun sekitar 5,5% menjadi sekitar 80 dolar AS per barel.
관련 항목:
Pesan dari Perwira Militer AS
Seorang perwira senior di Komando Pusat AS (US Central Command) menyampaikan pesan melalui surel kepada para pasukannya: "Kami sedang mencari cara-cara baru yang kreatif dan tidak konvensional untuk menekan dan menghukum Iran."
Surel tersebut dikirimkan sebelum Trump melontarkan ancaman untuk melancarkan serangan baru.
Pergerakan Kapal di Selat Hormuz
Dilansir dari CNN, setidaknya lima kapal melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir, sementara 34 kapal melintasi Bab al-Mandeb, menurut data hari Minggu dari MarineTraffic. Lalu lintas kapal yang melewati titik-titik sempit ini masih rendah dibandingkan dengan tingkat sebelum perang.