Fraksi Minyak Bumi dan Pemanfaatannya bagi Manusia
YOGYAKARTA – Minyak yang saat ini kita gunakan sebagai bahan bakar atau sumber energi tidak didapat secara instan. Setelah diambil dari dasar Bumi, minyak akan diolah menggunakan teknologi. Pada akhirnya, pengolahan akan memisahkan minyak sesuai dengan fraksinya. Untuk memahami fraksi minyak bumi simak penjelasannya berikut ini.
Mengenal Fraksi Minyak Bumi
Fraksi minyak bumi adalah komponen yang didapat dari penyulingan minyak mentah. Hasil penyulingan akan dipisahkan berdasarkan titik didihnya. Proses ini dinamakan dengan fraksinasi atau distilasi fraksional.
Dikutip dari buku yang berjudul MODUL KIMIA MINYAK BUMI: Berbasis Stem (Science, Technology, Engineerig dan Mathematics) dikatakan bahwa minyak bumi dibagi jadi beberapa fraksi. Tiap fraksi punya fungsi yang berbeda untuk kehidupan manusia. Berikut ini fraksi minyak yang saat ini dimanfaatkan.
- Fraksi Gas
Fraksi gas dihasilkan dari titik didih < 20° C. Fraksi ini bersifat ringan, mudah menguap, serta mudah terbakar. Dalam kehidupan manusia, gas kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar rumah tangga (LPG), bahan bakar industri dan transportasi (LNG), dan dalam industri petrokimia untuk membuat plastik dan pupuk.
- Fraksi Bensin (Gasoline)
Fraksi ini dihasilkan dari titik didih yang lebih tinggi dari gas, 40 hingga 180° C. Fraksi ini berbentuk Cairan yang mudah terbakar dan volatilitas tinggi. Dalam kehidupan sehari-hari, fraksi ini dipakai sebagai bahan bakar kendaraan.
- Fraksi Nafta
Memiliki titik didih antara 70 hingga 180° C. Namun beberapa sumber lain mengatakan bahwa titik didihnya di angka 175-200° C. Nafta digunakan sebagai bahan baku industri petrokimia, misalnya untuk membuat plastik (polietilen, PVC), deterjen, pelarut, bahkan kosmetik.
- Kerosin
Fraksi ini biasa disebut dengan minyak tanah. Titik didihnya berkisar antara 180 hingga 250° C. Setelah menjadi kerosin, fraksi ini dipakai untuk bahan bakar pesawat jet (avtur), untuk bahan bakar rumah tangga, dan dipakai di proses industri.
- Minyak Solar
Selain bensin, fraksi lain yang juga digunakan sebagai bahan bakar kendaraan adalah solar. Titik didih fraksi ini lebih tinggi yakni 250 hingga 300° C. Fraksi kelompok solar lebih berat dibanding bensin sehingga pembakarannya juga lebih lambat. Kendaraan yang menggunakan solar untuk bahan bakar adalah truk, bus, atau mesin pembangkit listrik.
- Minyak Pelumas
Fraksi ini biasa disebut oli. Sifatnya licin sehingg digunakan sebagai pelumas pada mesin atau komponen logam agar tidak mudah aus. Titik didihnya berada di angka 300–350° C.
- Lilin
Titik didihnya cukup tinggi yakni di atas 350° C. Artinya butuh suhu tinggi untuk memisahkan fraksi minyak bumi ke lilin. Setelah terpisah, lilin digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari penerangan darurat hingga pelapis makanan.
관련 항목:
- Minyak Bakar (Fuel Oil)
Pemisahan fraksi ini dilakukan dengan memanaskan minyak bumi dengan suhu di atas 350° C. Fraksi ini juga digunakan sebagai bahan bakar kapal besar, untuk pembangkit listrik, atau dipakai di industri pemanas besar.
- Residu
Fraksi ini paling berat dan kental dengan titik didih di atas 350° C. Fraksi ini juga disebut aspal yang dapat digunakan untuk pelappis atap bangunan, sebagai jalur jalan, dan sebagainya.
Itulah informasi terkait fraksi minyak bumi. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.