Charta Politika Sebut Prabowo Menteri Paling Berkinerja Baik dalam Memori Hari Ini, 29 Maret 2020
JAKARTA – Memori hari ini, lima tahun yang lalu, 29 Maret 2020, Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto mendapatkan predikat sebagai menteri berkinerja baik. Hasil itu diungkap oleh lembaga survei, Charta Politika.
Sebelumnya, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo dikenal bak rival. Keduanya selalu berseberangan urusan politik. Belakangan Jokowi yang notabene penguasa mulai melakukan politik merangkul. Ia justru merangkul Prabowo dan dijadikan sebagai Menhan.
Tiada pakem sempurna dalam dunia politik. Siapa kawan dan lawan bisa disesuaikan dengan faktor kepentingan. Potret itu pernah dipertontonkan oleh dua nama besar dalam dunia politik Indonesia: Jokowi dan Prabowo.
Keduanya pernah jadi kawan, kemudian lawan. Narasi itu terus berlanjut hingga rakyat Indonesia terbagi jadi dua kubu dalam pilpres 2014 dan 2019. Ada yang mendukung Jokowi. Ada pula yang dukung Prabowo.
Keduanya kerap digambarkan sebagai musuh bebuyutan. Malangnya nasib Prabowo. Dua kali melawan Jokowi, dua kali pula kegagalan datang mendekatinya. Namun, tiada yang abadi dalam dunia politik. Jokowi justru menjalankan politik merangkul.
Lawan-lawan politiknya mulai dijaring kembali untuk masuk ke dalam pemerintahan. Prabowo pun termasuk di dalamnya. Prabowo dilirik oleh Jokowi untuk membantunya mengurusi urusan keamanan negara.
Bak gayung bersambut. Prabowo tak menyangkal ia tertarik membantu negara selama jasanya dibutuhkan. Alhasil, Prabowo diberikan mandat oleh Jokowi sebagai Menhan pada 23 Oktober 2019. Prabowo mengetahui benar jika tugas Menhan tak mudah.
Ia mencoba mempelajari segala macam permasalahan dunia pertahanan Indonesia dengan ilmu yang dimilikinya. Ia ingin merumuskan langkah-langkah supaya Indonesia kembali disegani dunia sebagai Macan Asia.
"Saya akan berbuat yang terbaik. Tadi beliau (Ryamizard) ingatkan kepada saya, tugas Menhan sangat berat, harus ikut membantu Presiden Republik Indonesia, khususnya di bidang menjaga kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah, dan keamanan.”
"Jadi saya tidak mungkin kasih jawaban yang tepat. Saya pelajari dan bersama-sama dengan Mabes TNI dengan tiga angkatan. Dengan staf di Kemenhan, staf di Kemenlu, dengan presiden sendiri. Kita akan cari solusi yang terbaik," ujar Prabowo sebagaimana dikutip laman BBC Indonesia sehari setelah pelantikannya, 24 Oktober 2019.
관련 항목:
Tindak-tanduk Prabowo dalam pemerintahan mendapatkan pro dan kontra. Ada yang mendukungnya. Ada pula yang menyayangkan langkahnya dari oposisi justru merapat ke lawan politik. Namun, Prabowo terus membuktikan bahwa ia mampu bekerja sama dan menjalankan posisinya sebagai Menhan dengan baik.
Anggapan itu seraya dibuktikan dengan hasil survei dari Charta Politika pada 29 Maret 2020. Hasilnya jejak pendapat yang dilakukan Charta Politika mengungkap bahwa Prabowo berada di dalam posisi teratas sebagai menteri Jokowi yang berkinerja baik.
Prabowo mendapatkan 16,8 persen. Posisi dua diisi oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dengan 14,3 persen. Posisi tiga milik Menkopolhukam, Mahfud MD dengan 9,6 persen. Hasil itu didapat dari 1.200 responden (minimal 17 tahun) yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia pada 20-27 Februari 2020. Metode jejak pendapat yang dilakukan menggunakan metode wawancara tatap muka.
"Prabowo Subianto 16,8 persen, Erick Thohir 14,3 persen, Mahfud Md 9,6 persen," demikian keterangan tertulis dari survei Charta Politika sebagaimana dikutip laman detik.com, 29 Maret 2020.