シェア:

JAKARTA - Industri gim global masih mencatat pertumbuhan positif pada 2025. Menurut laporan terbaru Newzoo, total pendapatan industri ini diproyeksikan mencapai 188,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp3.135 triliun, naik 3,4% dibanding tahun sebelumnya.

Laporan yang berjudul "Newzoo's Global Games Market Report 2025" itu juga melihat bahwa pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya jumlah pemain di berbagai platform, terutama dari perangkat mobile.

Jumlah pemain gim di seluruh dunia diperkirakan mencapai 3,58 miliar orang, setara dengan 61,5% populasi global, dan tumbuh sekitar 4,4% secara tahunan. Dari jumlah tersebut, Asia-Pasifik menjadi pasar terbesar dengan 1,89 miliar pemain atau 53% dari total global.

Disusul Timur Tengah & Afrika (595 juta pemain), Eropa (465 juta), Amerika Latin (372 juta), dan Amerika Utara (249 juta). Newazoo mencatat bahwa kawasan Timur Tengah dan Afrika tumbuh paling cepat, mencapai 6,8% secara tahunan, melampaui Asia-Pasifik dan Amerika Latin yang masing-masing naik 4,5%.

Dari total pemain tersebut, segmen mobile tetap menjadi yang terbesar dengan sekitar 3 miliar pemain. Sementara itu, pemain PC mencapai 936 juta pemain, meningkat 3,1% YoY, dan pemain konsol sekitar 645 juta atau meningkat 2,5% YoY.

Dari sisi pendapatan, segmen mobile juga masih mendominasi dengan proyeksi 103 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.710 triliun, disusul konsol sebesar 45,9 miliar dolar AS (Rp762 triliun), dan PC sebesar 39,9 miliar dolar AS (Rp663 triliun).

Newzoo mencatat bahwa pertumbuhan PC didorong oleh peningkatan pemain di Cina dan Jepang serta jadwal rilis besar di paruh kedua tahun ini, sedangkan kenaikan di konsol ditopang oleh peluncuran perangkat baru seperti Nintendo Switch generasi berikutnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)