BOGOR – DPRD Kota Bogor resmi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 yang diajukan Pemerintah Kota Bogor dalam rapat paripurna akhir November lalu.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyampaikan bahwa pihaknya berharap APBD 2026 dapat menjawab kebutuhan masyarakat melalui program pembangunan yang berkelanjutan serta tepat sasaran.
“Kami berharap program yang sudah dituangkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan menerapkan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran,” ujar Adit dalam keterangan tertulisnya, Jumat 12 Desember.
Adit juga menekankan bahwa APBD 2026 menjadi awal bagi masa pemerintahan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Karena itu, DPRD memastikan akan menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menjadi mitra strategis Pemkot Bogor dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan.
また読む:
“Insyaallah kami akan menjalankan tugas kami sebagai pengawas sekaligus mitra bagi Pemkot Bogor demi terwujudnya RPJMD Kota Bogor 2025–2029,” kata Adit.
Badan Anggaran DPRD Kota Bogor dalam laporannya menjelaskan bahwa struktur APBD Kota Bogor Tahun Anggaran 2026 terdiri atas pendapatan daerah sebesar Rp3,053 triliun, belanja daerah Rp3,181 triliun, pembiayaan netto Rp128,502 miliar, serta sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) sebesar Rp0.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)