シェア:

YOGYAKARTA - Banyak orangtua baru merasa cemas ketika bayinya tidur terlalu lama dan tidak terbangun untuk menyusu. Bayi yang sulit dibangunkan untuk menyusu seringkali membuat orangtua bingung harus bertindak bagaimana. Di satu sisi, tidur penting untuk tumbuh kembang bayi, tetapi di sisi lain asupan nutrisi juga tidak boleh terlewat.

Memahami cara membangunkan bayi untuk menyusu secara tepat dapat membantu mengurangi stres orangtua. Dilansir dari The Mama Coach, berikut akan dibahas beberapa cara efektif membangun bayi untuk menyusu. Dengan pendekatan yang lembut bayi tetap bisa mendapatkan ASI sesuai kebutuhannya tanpa merasa terganggu.

Mengapa Bayi Baru Lahir Sulit Bangun untuk Menyusu?

Bayi baru lahir secara alami lebih banyak tidur, terutama pada beberapa minggu pertama kehidupannya. Tubuh mereka masih beradaptasi dengan dunia luar sehingga tidur menjadi bagian penting dari proses perkembangan. Kondisi ini normal dan tidak selalu menjadi tanda masalah.

Namun, ada situasi di mana bayi perlu dibangunkan untuk menyusu secara teratur. Misalnya, jika usia bayi masih di bawah dua minggu, berat badan belum kembali ke berat lahir, atau frekuensi menyusu kurang dari 8-12 kali dalam 24 jam. Dalam kondisi ini, asupan nutrisi yang cukup menjadi prioritas utama.

Selain itu, membangunkan bayi untuk menyusu juga penting jika ibu sedang berusaha meningkatkan produksi ASI. Semakin sering bayi menyusu, semakin kuat sinyal tubuh untuk memproduksi ASI. Karena itu, penting bagi ibu mengetaui cara membangunkan bayi dengan benar.

Cara Membangunkan Bayi untuk Menyusu

Berikut lima cara yang bisa dilakukun ibu untuk membangun bayi ketika waktunya menyusui.

  1. Kontak Kulit ke Kulit

Kontak kulit ke kulit merupakan salah satu cara paling efektif untuk membangunkan bayi yang mengantuk. Lepaskan pakaian bayi hingga hanya mengenakan popok, lalu baringkan di dada Anda. Cara ini membantu mengatur suhu tubuh, pernapasan, dan detak jantung bayi secara alami.

Stimulasi alami dari sentuhan kulit dapat mendorong bayi untuk menyusu. Metode ini juga memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi. Agar tetap nyaman, Anda bisa menggunakan selimut hangat selama proses ini.

  1. Ganti Popok Sebelum Menyusui

Mengganti popok sebelum menyusu dapat memberikan rangsangan ringan yang membantu bayi terbangun. Gerakan lembut dan perubahan suhu udara biasanya cukup untuk membuat bayi lebih sadar. Cara ini efektif tanpa membuat bayi terlalu rewel.

Cara ini sangat cocok diterapkan pada malam hari ketika bayi cenderung lebih mengantuk. Setelah popok diganti, bayi biasanya lebih siap untuk menyusu dengan durasi yang lebih lama. Pastikan tetap melakukannya dengan tenang agar bayi tidak kaget.

  1. Gunakan Pencahayaan Hangat dan Redup

Cahaya memiliki pengaruh besar terhadap kewaspadaan bayi. Lampu yang terlalu terang dapat membuat bayi terkejut dan justru rewel saat menyusu. Karena itu, gunakan lampu tidur dengan warna hangat seperti kuning atau merah.

Pencahayaan redup membantu bayi bangun secara bertahap tanpa mengganggu ritme tidurnya. Selain itu, suasana ini juga lebih menenangkan bagi ibu saat menyusui di malam hari. Anda tetap bisa mengamati isyarat menyusu bayi dengan jelas.

  1. Lakukan Kompresi Payudara Saat Menyusui

Jika bayi sudah menempel tetapi kembali mengantuk saat menyusu, kompresi payudara bisa menjadi solusi. Remas payudara secara lembut di belakang areola untuk meningkatkan aliran ASI. Aliran ASI akan merangsang bayi untuk kembali aktif menyusu.

Cara ini membantu bayi mendapatkan lebih banyak ASI dalam waktu yang sama. Anda dapat memindahkan posisi remasan ke beberapa area payudara. Dengan begitu, transfer ASI menjadi lebih optimal.

  1. Terapkan Menyusui Bergantian

Menyusui bergantian dilakukan dengan menukar payudara selama satu sesi menyusu. Ketika bayi mulai mengantuk di satu sisi, perlahan ganti payudara lainnya. Perubahan ini membantu menjaga bayi tetap terjaga dan aktif.

Setelah bayi menyusu di sisi kedua, Anda bisa kembali ke sisi pertama. Cara ini akan meningkatkan asupan ASI bayi. Cara ini sangat bermanfaat pada masa awal menyusui.

Demikian pembahasan cara membangunkan bayi untuk menyusu, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)