シェア:

JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menilai kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Wairara di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Akses energi bersih ini bukan hanya soal terang. Ini membuka peluang ekonomi baru,” ujar Yuliot saat dikonfirmasi dari Jakarta, ANTARA, Kamis, 30 Oktober. 

Menurut Yuliot, keberadaan PLTMH Wairara menjadi pemicu tumbuhnya usaha produktif di desa, mulai dari pengerajin tenun ikat yang kini bisa bekerja lebih lama, hingga aktivitas belajar malam bagi anak-anak.

“Wairara menjadi desa pertama di kawasan ini yang benar-benar merdeka dari kegelapan,” tutur dia.

PLTMH Wairara berkapasitas 128 kilowatt (kW) memanfaatkan aliran Sungai Pakuhuay. Aliran air itu kini menggerakkan listrik untuk 105 sambungan rumah tangga, sekolah, puskesmas, kantor kecamatan, kantor desa, hingga rumah ibadah.

Yuliot menjelaskan, perubahan ini juga berdampak nyata terhadap efisiensi energi dan ekonomi desa. Sebelumnya, warga bergantung pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang menghabiskan sekitar 62 ribu liter bahan bakar minyak (BBM) per tahun.

Kini, dengan tenaga air mikro, biaya produksi listrik turun drastis hingga 0,03 dolar AS per kWh. Penghematan tersebut, kata Yuliot, membuat kas desa dan pengeluaran warga lebih ringan.

“Kalau pakai diesel, 1 liter bisa sampai Rp 20 ribu saat tiba di lokasi. Kalau PLTMH, tidak perlu BBM, dan listriknya menyala 24 jam sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuliot menyebut PLTMH Wairara dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai bentuk penguatan ekonomi lokal dan pengelolaan berkelanjutan.

“Dengan adanya pengelolaan oleh BUMDes, perawatan terhadap PLTMH ini bisa berjalan baik dan mandiri,” ucapnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+