Proyek Sampah Bali Jalan, Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Skema Danantara – APBN Disiapkan
SENTUL - Pemerintah memastikan proyek pengelolaan sampah di Bali akhirnya berjalan setelah bertahun-tahun mandek akibat konflik antar pemerintah daerah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pembiayaan proyek akan melibatkan skema negara, termasuk melalui Danantara Indonesia, serta dukungan APBN.
“Bali itu sudah lama debat antar pemda, proyek sampahnya enggak jadi-jadi. Sekarang jalan,” kata Purbaya di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Menurut dia, persoalan sampah di Bali tak bisa lagi ditunda karena berdampak langsung pada kebersihan lingkungan dan citra daerah wisata internasional. Meski biaya proyek dinilai besar, pemerintah melihatnya sebagai kebutuhan mendesak. “Walaupun mahal, itu untuk Bali sendiri,” ujarnya.
また読む:
Purbaya mengakui belum mengetahui detail alokasi yang ditangani Danantara. Namun sebagian proyek akan dibiayai APBN, seperti skema yang diterapkan di Surabaya. Di kota itu, pemerintah pusat menggelontorkan sekitar Rp60 miliar untuk sistem pengelolaan sampah yang juga mencakup biaya kebersihan kota.
Ia menilai pengeluaran negara untuk proyek semacam ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan investasi menjaga kualitas lingkungan perkotaan. Bali disebut sebagai contoh kawasan yang tak boleh lagi tersandera konflik birokrasi daerah.
“Sekarang jalan saja,” kata Purbaya, menandai perubahan sikap pemerintah dari fase perdebatan panjang ke eksekusi proyek.