Hujan Bikin Pantai Pulau Hormuz Iran Merah Menyala

JAKARTA — Hujan di Pulau Hormuz, Iran, sempat mengubah pemandangan warna garis pantai. Limpasan air yang mengalir di atas pantai mengubah warna air menjadi merah tua, memperkuat tanah kaya besi di pulau itu dan membawanya ke laut.

Pantai ini dikenal dengan pasir dan tebing merahnya yang cerah, yang terbentuk oleh konsentrasi oksida besi yang tinggi.

Ketika hujan turun, seperti yang terjadi pada Selasa, aliran tanah merah mengalir menuju garis pantai, mewarnai pantai dan air di sekitarnya serta menciptakan kontras yang tajam dengan perairan biru Teluk Persia.

Dilansir Associated Press, fenomena menarik perhatian wisatawan, fotografer, dan media sosial.

Selain daya tarik visualnya, tanah merah — yang secara lokal dikenal sebagai gelak — diekspor dalam jumlah terbatas dan digunakan dalam produksi kosmetik, pigmen, dan beberapa produk tradisional.

Pulau Hormuz terletak di Selat Hormuz, tempat Teluk Persia bertemu dengan Teluk Oman, sekitar 1.080 kilometer (670 mil) selatan ibu kota Iran, Teheran.

Curah hujan relatif jarang di pulau yang gersang ini, dan sebagian besar terjadi selama musim dingin dan awal musim semi.

Pulau ini telah menjadi tujuan wisata populer bagi pengunjung yang tertarik dengan lanskapnya yang unik.