Tanpa Hal Ini, Rencana Putin-Trump Bertemu di Hongaria Batal

JAKARTA - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan rencana pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, tidak akan terjadi tanpa didahului rapat antarpejabat diplomat kedua negara. 

Peskov mengungkapkan rencana pertemuan kedua kepala negara tersebut akan lebih dahulu dibahas detailnya oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov dan Menlu AS Marco Rubio.

"Pertama, mereka akan melakukan percakapan telepon dan bertemu, serta berdiskusi mengenai topik tersebut, dan mulai membahas semua masalah," ujarnya dalam jumpa pers, Jumat 17 Oktober, dikutip dari Tass.

Setelahnya, pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia-AS akan menentukan tim negosiasi baru kemudian setelah sepakat rencana Trump-Putin akan terealisasi.

"Ada banyak masalah – perlu menentukan tim negosiasi. Semuanya akan dilakukan secara bertahap," kata Peskov.

Sebelumnya diberitakan, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berkomunikasi melalui telepon. Dalam komunikasi tersebut, keduanya sepakat akan bertemu di Hongaria dua pekan lagi.

Axios pada Jumat 17 Oktober melaporkan, kabar rencana pertemuan tersebut mengejutkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang baru tiba di Washington AS pada Kamis sore.

Kedatangan Zelenskyy di AS untuk bertemu dengan Trump membahas kesediaan Presiden AS memasok rudal jarak jauh Tomahawk untuk Ukraina.