Mengenal Terapi Warna Penyembuhan yang Dipercaya Bisa Atasi Gangguan Mental

YOGYAKARTA – Banyak di antara kita yang belum mengenal terapi warna penyembuhan alias chromotherapy. Model terapi ini memanfaatkan warna dan cahaya untuk mengatasi gangguan kesehatan mental dan fisik tertentu.

Terapi warna sudah diterapkan sejak zaman Mesir Kuno. Mereka menggunakan ruangan yang dipenuhi sinar matahari dengan kaca berwarna untuk tujuan terapi.

Untuk mengetahui apa itu terapi warna penyembuhan, simak ulasan di bawah ini.

Mengenal Terapi Warna Penyembuhan

Dikutip dari laman Universal Wisdom School, terapi warna penyembuhan adalah metode terapi yang menggunakan warna-warna tertentu untuk memengaruhi suasana hati, perilaku, dan meningkatkan kesehatan fisik.

Meski cukup populer dalam beberap tahun belakangan, terapi warna masih belum diterima secara luas dalam dunia medis Barat. Banyak pakar kesehatan menganggap chromoterapy sebagai pseudoscience alias pengobatan palsu, dikutip dari laman Very Well Mind.  

Jika psikologi warna mempelajari bagaimana warna yang berbeda dapat memengaruhi perilaku dan persepsi manusia, terapi warna didasarkan pada asumsi yang belum terbukti bahwa warna tertentu dapat memengaruhi “energi” seseorang dan memberikan dampak positif bagi kesehatan mental.

Dalam chromotherapy, setiap warna dipercaya dapat memberikan pengaruh yang berbeda terhadap tubuh manusia. Adapun rinciannya sebagai berikut:

  • Merah

Warna merah digunakan untuk memberi energi atau menyegarkan seseorang yang merasa lelah atau lesu. Namun, warna ini juga bisa memicu ketegangan pada orang yang sudah merasa stres atau gelisah.

  • Biru

Terapis warna menggunakan warna biru untuk membantu mengatasi depresi dan meredakan rasa sakit. Nuansa biru yang lebih gelap dipercaya memiliki efek menenangkan dan sering digunakan untuk menangani insomnia atau gangguan tidur lainnya.

  • Hijau

Hijau adalah warna yang identik dengan alam, dan menurut para terapis warna, warna ini dapat membantu meredakan stres serta memberikan rasa tenang dan rileks.

  • Kuning

Warna kuning dapat meningkatkan suasana hati, membangkitkan perasaan bahagia, dan menumbuhkan sikap optimis.

  • Oranye

Seperti warna kuning, warna oranye juga dapat membangkitkan emosi positif. Warna hangat dan cerah ini juga diyakini mampu merangsang nafsu makan serta meningkatkan aktivitas mental.

Manfaat Terapi Warna Penyembuhan

Selama beberapa dekade, terapi warna diklaim memberikan berbagai manfaat, mulai dari fisik hingga mental, termasuk:

  • Mengurangi stress

Warna-warna tertentu seperti biru dan hijau dianggap memiliki efek menenangkan bagi orang yang sedang stres atau cemas.

  • Meningkatkan nafsu makan

Warna-warna hangat dan merangsang dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan, terutama ketika seseorang kesulitan untuk merasa lapar.

  • Gangguan afektif musiman

Orang umumnya mengalami gangguan afektif musiman saat cuaca lebih dingin karena kurangnya paparan sinar matahari.

Beberapa jenis terapi cahaya terang terbukti bermanfaat untuk gangguan suasana hati ini. Terapi warna juga menyarankan gagasan yang belum terbukti bahwa warna-warna hangat seperti kuning dan oranye dapat membantu kondisi ini.

  • Meningkatkan energi

Warna seperti merah dan kuning dipercaya dapat meningkatkan energi dan membuat seseorang lebih termotivasi.

Demikian ulasan tentang chromotherapy alias terapi warna. Semoga informasi di atas bisa membuat pembaca lebih mengenal terapi warna penyembuhan. Untuk mendapatkan update berita pilihan lainnya, baca terus VOI.ID.