YOGYAKARTA - Lipoma adalah benjolan yang berasal dari jaringan lemak dan tumbuh tepat di bawah permukaan kulit. Ketika disentuh dengan lembut, lipoma akan terasa kenyal dan mudah digerakkan. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan. Namun kadang juga bisa mengganggu kenyamanan. Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut sejumlah hal yang perlu Anda ketahui soal lipoma.
Apa Itu Lipoma?
Lipoma adalah benjolan berbentuk bulat atau oval yang tumbuh tepat di bawah kulit. Benjolan ini biasanya terasa lunak seperti karet dan dapat bergerak saat ditekan. Umumnya, lipoma tidak menimbulkan rasa sakit sehingga sering tidak disadari keberadaannya.
Lipoma termasuk tumor jinak. Pertumbuhannya lambat dan tidak bersifat kanker. Lipoma bisa muncul di berbagai bagian tubuh, tetapi paling sering ditemukan di punggung, leher, bahu, lengan, dan dada.
Dalam kebanyakan kasus, seseorang hanya memiliki satu lipoma, meskipun ada juga yang memiliki lebih dari satu. Kondisi ini tergolong cukup umum dan dapat dialami oleh siapa saja. Namun, lipoma lebih sering muncul pada orang berusia antara 40 hingga 60 tahun. Meski begitu, lipoma juga bisa terjadi sejak lahir atau pada usia yang lebih muda.
BACA JUGA:
Gejala dan Ciri-Ciri Lipoma
Lipoma biasanya tidak terasa sakit, bahkan penderita bisa tidak merasakan gejala apa pun. Namun lipoma bisa menimbulkan rasa tidak nyaman jika menekan saraf atau tumbuh di dekat sendi. Lipoma umumnya:
- Terkapsulasi: Lipoma tidak menyebar ke jaringan di sekitarnya.
- Tidak nyeri: Namun, beberapa lipoma dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan tergantung pada lokasi, ukuran, serta keberadaan pembuluh darah.
- Berbentuk bulat atau lonjong: Benjolan lemak yang terasa kenyal ini biasanya berbentuk simetris.
- Dapat digerakkan: Lipoma terletak tepat di bawah permukaan kulit dan bisa bergerak saat disentuh.
- Berdiameter kurang dari 5 cm: Dalam beberapa kasus, ukuran lipoma bisa lebih besar dari 15 cm.
Penyebab Lipoma
Penyebab pasti lipoma hingga saat ini belum diketahui secara jelas. Namun, faktor genetik diduga memiliki peran penting dalam kemunculannya. Jika ada anggota keluarga yang memiliki lipoma, kemungkinan Anda mengalaminya juga bisa lebih tinggi.
Selain faktor keturunan, ada beberapa kondisi medis yang dapat memicu munculnya lipoma. Misalnya, penyakit langka seperti Dercum menyebabkan tumbuhnya lipoma yang terasa nyeri, paling sering di lengan, tungkai, dan batang tubuh.
Gaya hidup tertentu juga bisa berkontribusi secara tidak langsung. Misalnya, konsumsi alkohol berlebihan dikaitkan dengan penyakit Madelung yang memicu lipoma di area leher dan bahu.
Sebagian besar lipoma jarang memerlukan pengobatan. Namun, jika lipoma mengganggu atau menyebabkan ketidaknyamanan, dokter dapat menyarankan pengangkatan. Prosedur ini biasanya dilakukan secara rawat jalan. Anda mungkin bisa langsung pulang di hari yang sama.
Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui soal lipoma. Meskipun tidak berbahaya, lipoma tidak boleh sepenuhnya diabaikan. Pemeriksaan medis bisa memberikan kepastian dan menghindari kekhawatiran berlebihan.
Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!