YOGYAKARTA – Saat sahur menu yang dimasak harus cepat dan mudah. Salah satu pilihan yang kerap diamil adalah sahur pakai mie instan. Pilihan menu mie instan biasanya diambil karena waktu pengolahannya cepat dan rasanya lezat. Bagi Anda yang gemar mengonsumsi makanan instan tersebut, ketahui kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihan dan Kekurangan Sahur Pakai Mie Instan
Sahur menggunakan mie instan tidak berkaitan dengan sah atau tidaknya puasa Ramadan atau puasa sunnah lain. Namun ada pertimbangan yang harus diketahui oleh orang yang berpuasa, terutama dari segi kesehatan. Berikut ini kelebihan sahur menggunakan mie instan.
- Pengolahan cepat
Pengolahan mie instan hanya membutuhkan waktu paling lama 30 menit sehingga bisa jadi pilihan jika Anda terlambat bangun untuk sahur. Bahkan sebagian orang mungkin akan terasa terbantu dengan adanya mie instan sebagai menu sahur.
- Pengolahan sederhana
Selain cepat, pengolahan mie instan juga sangat sederhana. Artinya siapapun yang memiliki keterbatasan alat masak bisa memasa mie instan tanpa alat yang banyak. Misalnya, anak kos yang ingin makanan hangat berkuah bisa menjadikan mie instan sebagai alternatif.
- Rasa variatif
Makanan instan ini bisa jadi alternatif menu yang lezat. Masyarakat juga bisa memilih beragam rasa yang tersedia seperti soto, rendang, ayam bawang, dan masih banyak lagi.
- Memungkinkan penambahan pangan lain
Saat mengolah mie instan, Anda bisa menambahkan bahan pangan lain sebagai pelengkap gizi. Misal, mie instan bisa ditambah dengan telur ayam atau sayur sehingga menu sahur tetap bergizi.
BACA JUGA:
Meski memiliki beberapa kelebihan, menjadikan mie instan sebagai menu sahur memiliki kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Berikut ini kekurangan yang perlu diketahui.
- Nutrisi kurang memadai
Jika Anda tak menambahkan bahan lain yang bergizi pada mie instan, menu sahur tidak mampu memberikan nutrisi yang memadai. Artinya mie instan tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
- Berpotensi mengganggu kesehatan
Sangat tidak disarankan untuk menjadikan mie instan sebagai menu sahur terlalu sering. Dilansir dari Ai Care, kandungan garam dan lemak jenuh makanan instan ini cukup tinggi yang bisa berimbas pada peningkatan risiko penyakit jantung dan hipertensi.
- Lebih mudah lapar
Orang yang berpuasa butuh serat lebih banyak karena harus menahan lapar seharian. Sedangkan kandungan serat pada mie instan tidak mampu memenuhi kebutuhan orang puasa. Makan mie instan biasanya hanya menimbulkan rasa kenyang sesaat sehingga orang yang berpuasa akan cepat lapar dan merasa lemas saat menjelang siang.
Itulah informasi terkait sahur pakai mie instan. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.