JAKARTA - Lisa BLACKPINK dikenal punya penampilan yang selalu fit dan proporsional. Banyak penggemar penasaran bagaimana sang idol menjaga bentuk tubuhnya di tengah jadwal padat dan godaan makanan saat tur maupun syuting.
Ternyata rahasianya bukan diet ekstrem, melainkan cara sederhana dalam mengatur porsi makan.
Dalam sebuah wawancara dengan podcaster asal Thailand, Lisa blak-blakan soal kebiasaan makannya. Ia menegaskan tetap menikmati makanan, hanya saja dengan porsi yang lebih kecil.
“Sejujurnya aku makan banyak, tapi dalam porsi kecil. Aku cepat kenyang, jadi aku makan sedikit-sedikit. Aku tidak pernah menghabiskan semuanya,” ujar Lisa, dikutip dari laman The Indian Express pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Kebiasaan ini membuatnya tetap bisa menikmati berbagai jenis makanan tanpa merasa tersiksa karena harus menahan lapar.
Meski sekarang dikenal disiplin, Lisa mengaku pernah mengalami masa makan dalam jumlah besar, terutama saat remaja. Ketika berusia sekitar 17–18 tahun dan masih menjalani masa trainee, tubuhnya sedang berada dalam fase pertumbuhan.
“Waktu itu aku makan jauh lebih banyak dari biasanya. Pernah sekali aku menghabiskan satu setengah ekor ayam. Aku juga tidak tahu bagaimana bisa,” kenangnya.
Namun seiring bertambahnya usia, pola makannya berubah. Ia mulai lebih peka terhadap rasa kenyang dan memilih berhenti makan sebelum porsinya habis.
Ahli gizi klinis Deepali Sharma menjelaskan makan tanpa memperhatikan porsi bisa menghambat upaya menjaga atau menurunkan berat badan.
Menurutnya, mengatur porsi membantu mengurangi asupan kalori tanpa membuat seseorang merasa kelaparan.
Kontrol porsi juga membantu tubuh mengenali sinyal lapar dan kenyang dengan lebih baik. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini mendukung pencernaan yang lebih sehat, menjaga kadar gula darah tetap stabil, dan mencegah makan berlebihan.
Asupan nutrisi pun menjadi lebih seimbang. Risiko kekurangan gizi atau konsumsi berlebihan makanan tidak sehat bisa ditekan.
Dampaknya bukan hanya pada berat badan, tapi juga pada energi harian, kualitas tidur, dan suasana hati.
Dokter spesialis penyakit dalam, Dr. Manjusha Agarwal, menambahkan bahwa jika dilakukan secara konsisten, kontrol porsi bisa membawa perubahan besar dalam setahun. Banyak orang mengalami penurunan berat badan yang stabil, perut terasa lebih nyaman, dan masalah seperti kembung atau asam lambung berkurang.
“Seiring waktu, tubuh menyesuaikan diri dengan porsi yang lebih kecil. Keinginan makan berlebihan pun berkurang, sehingga lebih mudah menjaga berat badan ideal,” jelasnya.
Selain itu, kontrol porsi juga berdampak baik pada kesehatan jantung karena membantu menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol.
Banyak orang juga merasa lebih bertenaga, tidur lebih nyenyak, dan lebih fokus dalam beraktivitas.
BACA JUGA:
Dari sisi emosional, kebiasaan ini membantu membangun hubungan yang lebih sehat dengan makanan.
Orang jadi makan karena lapar, bukan karena bosan atau stres.
Seperti yang ditunjukkan Lisa, kunci tubuh langsing bukan selalu soal menahan diri secara ekstrem, tapi tentang kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten. Mengatur porsi makan bisa jadi langkah sederhana dengan hasil yang besar.