Bagikan:

YOGYAKARTA - Cara melancarkan peredaran darah secara alami tanpa obat bisa menjadi solusi sehat untuk menjaga tubuh tetap bugar. Menariknya, dengan beberapa langkah sederhana, Anda dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

Perlu Anda ketahui, peredaran darah yang lancar berperan penting dalam mengantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Jika alirannya terganggu, kesehatan pun bisa terancam. Kabar baiknya, ada cara alami yang bisa Anda lakukan, aja saja kira-kira?

Mengenali Peredaran Darah Buruk: Penyebab dan Dampaknya

Peredaran darah yang baik penting untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Jika alirannya terhambat, maka Anda akan merasakan beberapa gejala seperti tangan dan kaki dingin, kesemutan, mati rasa, hingga nyeri. Dalam kasus berat, sirkulasi yang buruk dapat menyebabkan luka sulit sembuh atau borok karena jaringan tidak mendapat suplai darah cukup.

Dilansir dari laman British Heart Foundation, penyebab utama peredaran darah buruk umumnya terkait dengan kondisi kesehatan tertentu, di antaranya:

  • Aterosklerosis (penumpukan plak lemak pada dinding arteri) membuat pembuluh darah kaku dan sempit.
  • Penyakit arteri perifer (PAD) menyerang kaki dan telapak kaki, mirip dengan proses pada penyakit jantung koroner.
  • Hipertensi yang merusak dinding arteri dan memperberat risiko penyumbatan. Gagal jantung juga membuat kemampuan jantung memompa darah berkurang.

Selain itu, diabetes dengan kadar gula tinggi juga dapat merusak pembuluh darah dan memicu plak.

Obesitas yang meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi, juga dapat memperburuk sirkulasi. Ada pula penyakit Raynaud, di mana aliran darah ke jari tangan dan kaki berkurang akibat stres atau suhu dingin.

Meskipun demikian, peredaran darah bisa ditingkatkan melalui pola hidup sehat, seperti olahraga rutin, diet seimbang, menjaga berat badan ideal, dan cukup minum air.

Baca juga artikel seputar kardiovaskuler yang berjudul Kenapa Jantung Berdebar Kencang Padahal Tidak Beraktivitas Fisik?

5 Cara Melancarkan Peredaran Darah

British Heart Foundation juga membagikan beberapa kebiasaan yang membuat peredaran darah Anda lancar, berikut beberapa di antaranya:

  • Angkat kaki lebih tinggi

Usahakan posisikan kaki sedikit lebih tinggi dari pinggul saat duduk. Dengan begitu, gravitasi membantu darah di kaki lebih mudah kembali ke jantung.

Nah bagi Anda yang sering tertidur sambil duduk di kursi, lebih baik berbaring di tempat tidur agar aliran darah tetap lancar dan tidak menumpuk di kaki saat tidur.

  • Tetap aktif bergerak

Faktanya, olahraga apa pun bisa membantu melancarkan peredaran darah, misalnya jalan kaki, berenang, atau berkebun. Direkomendasikan olahraga intensitas sedang selama 150 menit per minggu atau cukup membuat tubuh hangat dan napas sedikit lebih cepat, tapi Anda masih bisa ngobrol ketika melakukannya.

Selain itu, peregangan juga bermanfaat, misalnya menggerakkan jari kaki atau memutar pergelangan kaki setelah duduk lama. Yoga juga sangat baik untuk sirkulasi darah, termasuk yoga sederhana di kursi.

  • Minum cukup air

Sekitar setengah bagian darah terdiri dari air, jadi penting untuk tetap terhidrasi. Kekurangan cairan bisa membuat jumlah darah berkurang dan jadi lebih kental.

Berdasarkan panduan Eatwell di Inggris disarankan minum 6–8 gelas air atau cairan per hari. Namun, bagi penderita gagal jantung, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter karena asupan cairan mungkin perlu dibatasi agar tidak menumpuk di tubuh.

  • Konsumsi makanan sehat

Berat badan berlebih membuat jantung bekerja lebih keras memompa darah. Kemudian risiko terbentuknya plak lemak di dinding pembuluh darah pun lebih tinggi.

Selain olahraga rutin, pola makan sehat juga bisa membantu menurunkan berat badan. Cobalah mengganti makanan tinggi lemak jenuh dengan pola makan Mediterania, yaitu pola makan kaya buah, sayur, ikan berlemak, dan biji-bijian utuh.

  • Gunakan kaus kaki kompresi

Jika ingin memakai kaus kaki kompresi untuk membantu sirkulasi, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter. Kaus kaki ini menekan bagian kaki sehingga darah lebih mudah kembali ke jantung dan mengurangi bengkak.

Tapi hati-hati, jika ukuran kakus kaki tidak tepat bisa menimbulkan rasa sakit atau iritasi pada kulit.

Selain pembahasan mengenai cara melancarkan peredaran darah, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di  VOI, untuk mendapatkan kabar terupdate jangan lupa follow dan pantau terus semua akun sosial media kami! 

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+