YOGYAKARTA - Setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Ada yang lebih mudah memahami materi dengan mendengar, ada pula yang lebih cepat menguasai pelajaran dengan membaca. Namun, ada juga tipe pembelajar yang lebih efektif ketika melibatkan gerakan tubuh, yaitu mereka yang memiliki gaya belajar kinestetik.
Gaya belajar kinestetik sering kali ditemukan pada individu yang sulit duduk diam dalam waktu lama, lebih suka terlibat secara fisik dalam kegiatan, dan merasa lebih mudah memahami konsep ketika mereka dapat menyentuh atau memanipulasi objek secara langsung. Lantas, apa yang dimaksud dengan gaya belajar kinestetik? Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Mengenal Apa Itu Gaya Belajar Kinestetik
Dikutip dari laman resmi Bay Atlantic University, yang dimaksud dengan gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar di mana seseorang memahami informasi melalui aktivitas fisik dan interaksi langsung dengan materi. Metode ini sering disamakan dengan pembelajaran aktif karena sama-sama melibatkan gerakan, praktik, dan pengalaman nyata dalam proses belajar.
Bagi sebagian orang, duduk diam dan hanya mendengarkan penjelasan guru bisa terasa membosankan. Namun dengan pendekatan kinestetik, siswa lebih mudah menyerap pengetahuan melalui praktik langsung. Inilah yang membuat gaya belajar ini memiliki banyak manfaat, mulai dari perkembangan kognitif hingga keterampilan sosial.
Ciri-Ciri Gaya Belajar Kinestetik
Menukil laman Child First, berikut ciri-ciri anak yang memiliki gaya bejalar kinestetik:
- Lebih senang dengan aktivitas fisik dan merasakan pengalaman belajar secara langsung (praktik di luar kelas).
- Mudah jenuh ketika belajar di dalam kelas karena harus mendengar dan menulis.
- Lebih mudah memahami informasi lewat gerakan.
- Menyukai kegiatan olahraga.
- Senang menciptakan hal baru.
- Senang menggunakan gerakan tubuh dan Indera peraba.
Manfaat Gaya Belajar Kinestetik
Pembelajaran dengan model kinestetik memberikan banyak manfaat untuk anak, mulai dari pengembangan keterampilan, pengetahuan, hingga kemampuan berpikir kritis.
Berikut beberapa manfaat gaya belajar kinestetik yang perlu Anda ketahui:
- Perkembangan Kognitif
Penelitian menunjukkan bahwa berpikir dan bergerak saling berkaitan. Aktivitas fisik dapat meningkatkan jumlah oksigen dalam darah, yang kemudian membantu memberikan energi pada otak. Hal ini membuat siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu meningkatkan konsentrasi dan performa kognitif mereka.
- Pemahaman Lebih Baik Melalui Aktivitas Fisik
Metode belajar tradisional yang berpusat pada guru seringkali membuat siswa kinestetik kurang memahami materi karena tidak ada interaksi fisik. Dengan menambahkan strategi seperti praktik langsung, eksperimen, atau permainan peran, mereka bisa memahami pelajaran lebih dalam dan bertahan lebih lama dalam ingatan.
- Pengembangan Keterampilan Sosial
Aktivitas kinestetik kreatif, seperti diskusi kelompok atau roleplay, melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama. Interaksi positif ini membantu siswa membangun keterampilan sosial yang baik, termasuk kolaborasi, empati, dan kepemimpinan.
BACA JUGA:
- Pemikiran Kreatif yang Lebih Kuat
Kreativitas sangat erat kaitannya dengan gaya belajar kinestetik. Saat melakukan praktik atau kegiatan belajar yang bervariasi, siswa dituntut untuk berpikir kreatif dalam menyelesaikan tugas. Dengan begitu, daya imajinasi dan kemampuan berpikir inovatif mereka semakin berkembang.
- Kemampuan Pemecahan Masalah
Gaya belajar kinestetik mendorong siswa untuk aktif mencari solusi melalui percobaan, strategi baru, dan eksplorasi. Mereka tidak hanya pasif menerima teori, tetapi juga berusaha menemukan cara berbeda untuk menyelesaikan masalah. Hal ini memperkuat keterampilan analitis dan berpikir kritis.
Demikian informasi tentang gaya belajar kinestetik. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.