JAKARTA - Kebiasaan itu penting. Jika Anda pernah mencoba menghentikan kebiasaan buruk, Anda tahu betul betapa mendarah dagingnya kebiasaan itu.
Nah, kebiasaan baik juga sudah tertanam kuat. Mengapa tidak berusaha menjadikan kebiasaan positif sebagai bagian dari rutinitas Anda? Namun, ingatlah, versi kebahagiaan setiap orang sedikit berbeda, begitu pula jalan untuk mencapainya.
Jika beberapa kebiasaan ini menimbulkan lebih banyak stres atau tidak sesuai dengan gaya hidup Anda, hindarilah. Dengan sedikit waktu dan latihan, Anda akan mengetahui mana yang berhasil dan mana yang tidak.
Kebiasaan Sehari-hari
Kebiasaan sehari-hari berikut dapat membantu Anda meraih lebih banyak kebahagiaan dalam hidup.
Olahraga
Melansir Healthline, Rabu, 20 Agustus, olahraga bukan hanya untuk tubuh Anda. Olahraga teratur dapat membantu menyeimbangkan zat kimia otak yang terlibat dalam stres, kecemasan, dan depresi sekaligus meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan hidup.
Kuncinya adalah jangan terlalu memaksakan diri. Jika tiba-tiba menjalani rutinitas yang berat, Anda mungkin akan merasa frustrasi (dan pegal-pegal). Anda dapat memulai dari hal kecil, seperti berjalan-jalan di sekitar blok atau peregangan selama 5 menit. Seiring waktu, Anda akan merasakan manfaat tambahannya dan mungkin ingin meningkatkannya.
Tidur yang cukup
Kebanyakan orang dewasa membutuhkan setidaknya 7 jam tidur setiap malam. Jika Anda merasa sulit tidur siang atau merasa seperti sedang melamun, tubuh Anda mungkin memberi tahu bahwa dia butuh lebih banyak istirahat. Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan, fungsi otak, dan kesejahteraan emosional yang baik.
Bersyukur
Rasa syukur tidak selalu harus berupa hal-hal besar. Misalnya, bisa berupa hal kecil, seperti rekan kerja yang menawarkan secangkir kopi atau tetangga yang melambaikan tangan kepada Anda. Bahkan bisa juga sekadar hangatnya sinar matahari yang menyentuh kulit. Seiring waktu, Anda akan menyadari semakin banyak hal positif yang dirasakan.
Kebiasaan Mingguan
Tips berikut mencakup kebiasaan mingguan yang dapat membantu Anda merasa lebih bahagia.
Rapikan barang
Merapikan barang mungkin terdengar seperti proyek besar, tetapi meluangkan waktu 20 menit seminggu dapat memberikan dampak yang besar. Atur timer di ponsel Anda dan rapikan area tertentu di satu ruangan misalnya, lemari atau laci barang yang berantakan. Letakkan semuanya pada tempatnya dan buang atau berikan barang-barang yang tidak terpakai.
Siapkan kotak khusus untuk barang-barang yang tidak terpakai agar pekerjaan sedikit lebih mudah (dan menghindari bertambahnya barang yang berantakan). Anda dapat menggunakan trik ini kapan pun Anda merasa ruangan Anda mulai berantakan.
Bertemu teman
Manusia merupakan makhluk sosial dan umumnya diyakini bahwa memiliki hubungan sosial dapat membuat kita bahagia. Di masa dewasa, rasanya hampir mustahil untuk mendapatkan teman baru. Tapi ini bukan tentang berapa banyak teman yang Anda miliki. Ini tentang memiliki hubungan yang bermakna meskipun hanya dengan satu atau dua orang.
Jika Anda tidak tahu harus mulai dari mana, Anda bisa mencoba terlibat dalam kelompok sukarelawan lokal atau mengikuti kelas. Keduanya dapat membantu menghubungkan Anda dengan orang-orang yang sepemikiran dengan Anda. Dan kemungkinan besar mereka juga sedang mencari teman.
Nikmati alam
Menghabiskan 30 menit atau lebih seminggu di ruang hijau terbuka dapat membantu meningkatkan suasana hati Anda.
Ruang terbuka bisa berupa apa saja, seperti taman di lingkungan Anda, halaman belakang rumah, atau taman atap di mana pun Anda dapat menghargai dan menikmati alam serta udara segar.
Lebih baik lagi, tambahkan olahraga luar ruangan untuk manfaat ekstra. Studi yang sama menemukan bahwa orang yang menghabiskan waktu di ruang terbuka hijau juga cenderung berolahraga lebih sering dan lebih lama setiap kali.
Kebiasaan Bulanan
Anda mungkin ingin mencoba kebiasaan bulanan ini untuk meningkatkan kebahagiaan.
Berbagi
Beberapa orang merasa bahwa berbagi kepada masyarakat dapat membantu meningkatkan suasana hati mereka. Anda selalu dapat mencoba memberikan pujian kecil kepada orang lain untuk menyebarkan kebahagiaan. Orang-orang sering merasakan manfaat dari tindakan kebaikan kecil.
Jalan-jalan di luar
Tidak ada teman untuk pergi keluar? Nah, aturan apa yang melarang Anda pergi keluar sendirian? Pertimbangkan untuk pergi ke restoran favorit, menonton film, atau melakukan perjalanan yang selalu Anda impikan. Meski Anda orang yang suka bersosialisasi, meluangkan waktu sendiri dapat membantu Anda terhubung kembali dengan kegiatan yang benar-benar membuat bahagia.
BACA JUGA:
Kebiasaan Tahunan
Cobalah menerapkan kebiasaan setahun sekali atau lebih untuk merenung dan merencanakan kebahagiaan.
Luangkan waktu untuk merenung
Meskipun awal tahun baru adalah waktu tepat untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi hidup, Anda dapat membangun kebiasaan tahunan kapan saja sepanjang tahun. Cobalah luangkan waktu bernostalgia dengan diri sendiri seperti yang Anda lakukan dengan teman lama:
- Bagaimana kabarmu?
- Apa saja yang telah kamu lakukan?
- Apakah kamu lebih bahagia daripada tahun lalu?
Namun, cobalah untuk tidak terlalu menghakimi diri sendiri atas jawaban-jawaban yang ada. Anda telah melewati tahun yang baru, dan itu adalah alasan untuk merayakannya.
Evaluasi ulang tujuan Anda
Orang-orang berubah, jadi cobalah pikirkan ke mana Anda akan menuju dan pertimbangkan apakah itu masih tujuan Anda. Tidak ada salahnya mengubah rencana. Lepaskan tujuan apa pun yang tidak lagi bermanfaat bagi Anda, meskipun kedengarannya bagus di atas kertas.
Jaga kesehatan tubuh
Kesehatan fisik dan mental saling berkaitan erat. Seiring Anda membangun kebiasaan meningkatkan kebahagiaan, penting untuk menindaklanjutinya dengan janji temu rutin untuk membantu merawat tubuh Anda, seperti:
- mengunjungi dokter umum untuk pemeriksaan fisik tahunan
- mengunjungi dokter gigi untuk pembersihan mulut dan pemeriksaan gigi, dan tindak lanjut sesuai anjuran
- memeriksa penglihatan Anda
Ada banyak kebiasaan yang bisa Anda coba untuk meningkatkan kebahagiaan, mulai dari berolahraga, bertemu teman, atau sekadar menikmati alam bebas sejenak.
Anda mungkin juga ingin mencoba kebiasaan bulanan atau tahunan tertentu yang bisa diterapkan dalam hidup. Namun, jangan terlalu memaksakan diri. Jika ada yang tidak sesuai, jangan merasa harus memaksakannya.
Jika Anda mengalami perasaan tidak bahagia yang terus-menerus dan tampaknya tak kunjung hilang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Bisa jadi itu adalah kondisi yang mendasarinya, seperti depresi, yang dapat diatasi oleh dokter.