Bagikan:

YOGYAKARTA – Informasi tentang cara menghitung dosis obat anak sangat penting untuk diketahui, sebab masing-masing anak membutuhkan dosis obat yang berbeda, tergantung pada usia, berat badan, dan kondisi kesehatannya.

Pada anak, pemberian dosis yang terlalu kecil akan menyebabkan obat diak bekerja sebagaimana mestinya di dalam tubuh. Sebaliknya, dosis yang terlalu besar dapat meningkatkan risiko efek samping yang tidak diinginkan.

Cara Menghitung Dosis Obat yang Tepat untuk Anak

Dihimpun dari berbagai sumber, setidaknya ada tiga metode atau cara yang dapat digunakan untuk mengihitung dosis obat anak, antara lain:

  1. Berdasarkan Berat Badan Anak

Cara menghitung dosis obat berdasarkan berat badan anak menjadi metode yang paling sering digunakan dalam dunia medis.

Untuk menghitung dosis obat berdasarkan berat badan anak, gunakan rumus berikut:

  • Dosis anak (mg) = Dosis obat (mg/kgbb)xBerat Badan Anak (kg)

Sebagai contoh:

Dosis paracetamol untuk anak adalah 10 mg/kbb untuk sekali minum. Jika berat badan anak 12 kg, maka dosis yang dibutuhkan adalah:

  • Dosis obat anak = 10 mg/kg x 12 kg

= 120 mg untuk sekali minum.

Sehingga, untuk anak dengan berat badan 12 kg, dosis paracetamol yang direkomendasikan adalah 120 mg setiap kali pemberian.

Sebagai informasi, pada anak, paracetamol dapat diberikan dengan interval 4 jam sekali alias 6 kali sehari.

  1. Metode Clark

Perhitungan dosis obat juga dapat dilakukan dengan metode Clark. Dikutip dari laman NCBI, metode ini menggunakan persamaan berat badan pasien dibagi berat badan standar rata-rata 150 pon (70 kg) dikalikan dengan dosis obat dewasa untuk mendapatkan dosis pediatrik

Berikut rumus aturan Clark untuk menghitung dosis obat anak:

  • Dosis obat anak = (berat badan anak (kg) : 70) x dosis dewasa

Sebagai contoh:

Dosis maksimal paracetamol untuk orang dewasa adalah 4000 mg dalam dosis terbagi. Jika berat badan anak adalah 10 kg, maka perhitungan dosisnya adalah sebagai berikut:

  • Dosis obat anak = (10:70) x 4000 mg

= 571,4 per hari dalam dosis terbagi.

Karena paracetamol bisa diberikan tiap 4 jam alias 6 kali sehari, maka perhitungan dosis sekali minum menjadi:

571,4:6 = 95,2 mg untuk sekali minum. Khusus untuk paracetamol, angka ini dapat dibulatkan menjadi 100 mg untuk sekali minum.

  1. Berdasarkan Luas Permukaan Tubuh

Cara menghitung dosis obat anak berdasarkan luas permukaan tubuh dapat memberikan hasil yang akurat, lantaran metode ini memperhitungkan perbedaan metabolisme obat pada anak-anak yang berhubungan dengan ukuran tubuh mereka, dikutip dari laman British Journal of Anaesthesia.

Berikut rumus untuk menghitung dosis obat anak berdasarkan luas permukaan tubuh:

  • Anak dengan berat badan kurang dari 30 kg = (berat badan anak x 2)% dari dosis dewasa.
  • Anak di atas 30 kg = (berat badan anak + 30) % dari dosis dewasa.

Agar lebih paham, perhatikan contoh berikut:

Dosis maksimal paracetamol untuk dewasa adalah 500 mg untuk sekali pakai.  Jika berat badan anak 10 kg, berapa dosis obat yang dibutuhkan?

  • Dosis obat anak = (berat badan x 2)% dari dosis dewasa.

= (10 x 2) % 500 mg

= (20)% 500 mg

= 100 mg

Dari perhitungan di atas, anak dengan berat badan 10 kg akan mendapatkan dosis 100 mg paracetamol untuk sekali pakai.

Demikian informasi tentang cara menghitung dosis obat anak. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID