Bagikan:

JAKARTA - Jahe adalah rempah yang memiliki rasa pedas dan menyengat, serta telah lama digunakan baik untuk memasak maupun sebagai obat tradisional. Salah satu manfaat kesehatan jahe yang didukung oleh studi ilmiah dan tradisi adalah untuk mengobati radang tenggorokan.

Jahe dapat membantu meredakan radang tenggorokan dengan berbagai cara. Misalnya, jahe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi rasa sakit. Selain itu, jahe juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan infeksi yang menjadi penyebab radang tenggorokan.

Berikut 3 alasan minum teh jahe bagus untuk mengatasi sakit tenggorokan, seperti dilansir dari laman Healthline.

1. Jahe Bersifat Antiinflamasi

Rasa sakit saat mengalami radang tenggorokan berasal dari peradangan dan rasa gatal di tenggorokan. Peradangan ini bisa disebabkan oleh respons imun tubuh terhadap infeksi, atau oleh iritan seperti tetesan lendir dari hidung ke tenggorokan (postnasal drip).

Sifat antiinflamasi pada jahe dapat membantu meredakan radang tenggorokan dengan cara mengurangi peradangan. Penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat menghambat protein pemicu peradangan dalam tubuh yang menyebabkan rasa sakit dan gatal.

Dua studi berbeda juga menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat tonsilitis (radang amandel) dan faringitis jika digunakan bersama dengan herbal lain. Dalam salah satu studi, 7 dari 10 peserta dengan tonsilitis kronis mengalami perbaikan gejala tonsilitis akut.

2. Jahe Meningkatkan Sistem Imun

Jahe tidak hanya meredakan sakit tenggorokan, tapi juga dapat mempercepat waktu pemulihan. Ini karena senyawa aktif dalam jahe mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebagian besar kasus radang tenggorokan disebabkan oleh virus seperti flu, pilek, atau mononukleosis. Obat flu umumnya tidak membunuh virus, namun jahe mungkin memiliki potensi untuk itu.

Dalam satu studi laboratorium, jahe terbukti mampu menstimulasi sistem imun untuk melawan virus. Hasil ini menunjukkan bahwa jahe mungkin bisa mengurangi frekuensi radang tenggorokan, mempercepat pemulihan, dan meredakan gejala lebih cepat. 

3. Jahe Melindungi dari Patogen dan Racun

Jahe juga membantu melindungi tubuh dari bakteri, patogen, dan racun yang disebut sebagai mikroba. Beberapa mikroba ini merupakan penyebab langsung radang tenggorokan, termasuk bakteri penyebab radang tenggorokan bernama Streptococcus pyogenes.

Sebuah studi membandingkan efektivitas ekstrak jahe dengan antibiotik terhadap bakteri penyebab radang tenggorokan. Dalam studi ini, ekstrak jahe diambil dari akar dan daun, lalu dilarutkan dalam air atau etanol.

Larutan dari daun dan akar menunjukkan kemampuan yang sama efektif dalam menghambat bakteri, bahkan setara dengan antibiotik. Larutan berbahan dasar etanol terbukti lebih efektif.