JAKARTA - Memberikan lingkungan yang penuh kasih sayang, pengasuhan, dan aman bagi anak dapat membuat perbedaan besar dalam hidup mereka. Terutama jika dilakukan saat usia anak masih menginjak bayi dan balita. Usia bayi dan balita umumnya dipenuhi dengan pencapaian-pencapaian penting seperti;
- belajar berjalan
- mengembangkan keterampilan sosial
- menyapih dari ASI atau botol dan mulai makan berbagai makanan padat
- belajar berbicara dan berkomunikasi
- menjelajahi dunia mereka
Anda dapat mencoba berbagai pendekatan guna menyediakan lingkungan penuh kasih sayang dan pengasuhan bagi anak usia dini.
Kiat-kiat yang VOI lansir dari Psych Central, pada Jumat, 4 Juli ini dapat membantu memberi Anda ide tentang apa yang harus dicoba. Namun perlu diingat bahwa ini bukanlah aturan mutlak dalam mengasuh anak di usia dini. Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan, gaya hidup, dan aturan keluarga.
Bayi, usia 0 hingga 1 tahun
Bayi membutuhkan banyak perhatian dan perawatan. Jadi pertimbangkan untuk memprioritaskan kebutuhan fisik, mental, dan emosional Anda sehingga Anda dapat menikmati kehadiran si kecil.
- peluk dan gendong bayi Anda sesering mungkin
- bicaralah dengan si kecil dan jawablah ketika mereka mengeluarkan suara
- bacakan buku untuk anak Anda setiap hari, bernyanyi, dan putarkan musik untuk mereka
- pujilah bayi Anda secara lisan
- bermain secara fisik dengan bayi, tetapi perhatikan tanda-tanda kelelahan, rewel, atau lapar
- amankan lingkungan bayi demi keselamatan dan alihkan perhatian atau pindahkan mereka jika mereka tertarik pada hal-hal yang berbahaya, seperti stopkontak atau kabel listrik
Balita, usia 1 hingga 2 tahun
Anak-anak biasanya menjadi lebih mandiri, aktif, dan ingin tahu pada usia ini, dan perkembangan mereka mungkin tampak meroket.
Cara untuk mendorong perkembangan di berbagai bidang dapat meliputi:
- Perkembangan kognitif: bermain permainan mencocokkan, membacakan buku untuk anak setiap hari, meminta mereka untuk menunjukkan benda atau bagian tubuh
- Perkembangan fisik: bermain dan eksplorasi fisik, mencoba hal-hal baru
- Perkembangan emosional: mendorong perilaku yang diinginkan dengan menanggapi secara positif, daripada menghukum perilaku yang tidak diinginkan atau negatif.
- Perkembangan linguistik: memberi anak kesempatan berbicara dan mengembangkan keterampilan bahasa.
BACA JUGA:
Balita usia 2-3 tahun
Seiring bertambahnya usia anak, mereka terus berkembang dan mencapai tonggak fisik, sosial, dan kognitif.
- Perkembangan kognitif: dorong permainan berpura-pura, tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari, dan ajarkan lagu-lagu sederhana untuk membangun memori
- Perkembangan sosial: bermainlah mengikuti pemimpin, berikan pujian dan perhatian saat mereka mengikuti instruksi, dan dorong anak menyebutkan nama dan usianya
- Perkembangan fisik: jelajahi area di sekitar rumah dengan berjalan-jalan atau melakukan aktivitas lain, pupuk kemandirian dengan membiarkan anak berpakaian sendiri
- Perkembangan emosional: contohkan cara-cara yang dapat diterima untuk marah, cobalah untuk tidak memberikan perhatian saat anak tantrum.
Perkembangan anak usia dini bisa menjadi hal yang ajaib. Namun, mengasuh anak terkadang bisa menjadi pekerjaan sulit dan membuat frustrasi. Ingatlah, Anda tidak sendirian dalam menghadapi stres pengasuhan elama masa bayi dan balita.
Orang tua yang khawatir tentang metode mereka sering kali melakukan setidaknya beberapa hal dengan benar yang dapat berdampak positif pada kehidupan anak-anak.
Pada usia ini, pengasuhan adalah salah satu aspek terpenting yang dapat difokuskan oleh orang tua. Anda dapat mencoba mengambil langkah awal yang mudah, seperti:
- Menyisihkan waktu setiap hari untuk membaca
- Mendorong permainan kreatif dan imajinatif
- Mengakui perilaku yang tepat dan membatasi perhatian pada perilaku yang tidak diinginkan
Jika Anda merasa memerlukan bantuan tambahan, mengikuti kelas parenting pun dapat membantu.