JAKARTA - Membiasakan anak untuk menyukai makanan bergizi bisa menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Salah satu pendekatan efektif adalah dengan menjadikan waktu makan sebagai momen menyenangkan dan edukatif.
Libatkan anak dalam memilih menu, ajak mereka membantu menyiapkan makanan, serta beri contoh langsung dengan mengonsumsi makanan sehat bersama. Selain itu, penyajian makanan yang menarik secara visual juga bisa meningkatkan minat anak untuk mencoba berbagai jenis makanan sehat, termasuk sayur dan buah.
Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Fitri Hudayani, menyarankan agar orang tua dapat meniru pola makan sehat dan seimbang yang umumnya diterapkan di sekolah.
Hal ini sejalan dengan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah yang kini sudah mulai dijalankan di berbagai sekolah sebagai bentuk edukasi gizi sejak dini.
Menurut Fitri, penyediaan makanan sehat di sekolah tidak hanya memberi asupan gizi harian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi anak-anak. Mereka akan terbiasa mengenali dan mengingat jenis-jenis makanan bergizi serta porsi yang ideal untuk dikonsumsi setiap hari.
"Program makanan bergizi yang diberikan di sekolah dapat menjadi contoh konkret dan sarana edukasi yang baik, di mana anak-anak belajar mengenali makanan sehat dan mengadopsinya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Fitri saat dihubungi di Jakarta, seperti dikutip ANTARA.
BACA JUGA:
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua, terutama ibu, dalam memperkuat kebiasaan ini di rumah. Salah satu caranya adalah dengan mengadopsi komposisi menu sekolah ke dalam menu harian keluarga.
Misalnya, selain menyajikan nasi sebagai sumber karbohidrat, juga menambahkan lauk hewani, lauk nabati, sayuran, buah-buahan, dan air putih sebagai pelengkap.
Lebih lanjut, Fitri memberikan beberapa contoh menu sehat yang mudah dibuat di rumah. Untuk lauk hewani, orang tua bisa menyajikan variasi seperti opor ayam, ikan bumbu kuning, atau telur bumbu tomat.
Sedangkan untuk lauk nabati, tahu bumbu, tempe bacem, atau perkedel kacang merah bisa menjadi pilihan. Sementara sayuran bisa disesuaikan dengan ketersediaan bahan dan selera anak, serta diimbangi dengan konsumsi buah secara rutin.
"Mengombinasikan makanan dengan bahan yang beragam dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi anak. Yang penting adalah konsistensi dan kreativitas dalam menyajikannya," tambah Fitri.