Bagikan:

JAKARTA - Seluruh negeri dikejutkan oleh kabar diagnosis kanker prostat mantan Presiden Joe Biden. Meski demikian, Presiden AS ke-46 ini menunjukkan sikap optimis dan memiliki rencana untuk melawan jenis kanker yang para dokter sebut 'agresif'.

Saat tokoh publik terbuka mengenai kondisi kesehatannya, harapannya adalah hal tersebut dapat meningkatkan kesadaran tentang pencegahan dan pengobatan penyakit ini. Dengan tujuan itu, para dokter mengungkap 7 tanda diam-diam kanker prostat yang sering diabaikan oleh banyak orang.

Hal ini penting diketahui. Menurut American Cancer Society, kanker prostat adalah kanker paling umum pada pria. Selain itu, kanker prostat menjadi penyebab kematian akibat kanker tertinggi kedua setelah kanker paru-paru. Sekitar satu dari delapan pria akan didiagnosis menderita kanker prostat selama hidupnya.

“Biasanya kanker prostat tidak menunjukkan gejala hingga memasuki stadium lanjut,” kata Dr. Jennifer Young, seorang dokter spesialis urologi dari Virginia, Amerika Serikat, dikutip dari laman Best Life pada Sabtu, 24 Mei.

“Itulah mengapa tes darah PSA (prostate-specific antigen) dan pemeriksaan colok dubur atau digital rectal examination (DRE), kadang direkomendasikan sebagai skrining,"  tambahnya.

Selain rutin melakukan skrining, para dokter juga menyarankan untuk memperhatikan gejala-gejala berikut dan segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami salah satu di antaranya.

  1. Penurunan Berat Badan Mendadak atau Tanpa Sebab Jelas

Jika Anda sedang menjalani diet sehat dan berolahraga, penurunan berat badan adalah hal wajar. Namun, jika berat badan menurun drastis tanpa sebab jelas, itu bisa menjadi tanda masalah kesehatan, termasuk kanker prostat.

Menurut Prostate Cancer U.K., ini bisa terjadi karena perubahan cara tubuh memproses energi, yang dapat menyebabkan tubuh lemas dan mudah lelah. Biasanya ini merupakan gejala dari kanker prostat stadium lanjut yang telah menyebar, misalnya ke hati.

2.Nyeri Punggung Bawah

Nyeri punggung bawah memang bisa disebabkan banyak hal, tapi jika berlangsung lama dan tidak membaik dengan pengobatan biasa, patut dicurigai.

"Nyeri ini bisa menjadi tanda awal kanker prostat, terutama jika sudah menyebar ke tulang belakang," imbuh Dr. Heather Paulson, seorang ahli onkologi naturopatik.

Menurut studi dalam Global Spine Journal (2021), tulang belakang adalah lokasi paling umum penyebaran kanker prostat karena aliran darah di daerah tersebut.

  1. Sering atau Sedikit Buang Air Kecil

Jika Anda sering buang air kecil terutama di malam hari, meskipun sudah membatasi konsumsi cairan sebelum tidur, bisa jadi ini gejala awal kanker prostat. Masalah ini bisa terjadi karena kanker prostat menekan uretra atau menyebar ke area sekitar kandung kemih. Selain frekuensi buang air kecil, Anda juga bisa mengalami aliran urin yang lemah, seperti ketika sedotan ditekan, air sulit mengalir.

  1. Nyeri atau Darah saat Buang Air Kecil

Rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil biasanya disebabkan infeksi kandung kemih. Tapi jika hasil tes urin normal namun gejala tetap ada, periksa lebih lanjut ke dokter.

"Saat kanker tumbuh, uretra bisa tertekan hingga saluran kemih tersumbat. Dalam beberapa kasus, juga bisa terlihat darah dalam urin, gejala serius yang tidak boleh diabaikan karena bisa terkait kanker prostat, kandung kemih, atau infeksi berat," jelas Dr. Lisly Chéry.

  1. Darah dalam Sperma

Darah dalam sperma (hematospermia) juga bisa menjadi tanda kanker prostat, sering kali pada tahap awal. Menurut Harvard Health, massa di prostat bisa menghalangi saluran ejakulasi dan merusak pembuluh darah. Meski lebih dari 86% kasus hematospermia tidak berhubungan dengan kanker prostat, gejala ini tetap perlu ditindaklanjuti. Volume sperma yang menurun juga bisa menjadi indikator kanker prostat.

  1. Masalah Ereksi

Kesulitan ereksi atau rasa sakit saat ejakulasi bisa menandakan gangguan pada prostat, termasuk kanker. RCCA menjelaskan bahwa prostat berperan dalam produksi sel sperma. Jika terganggu oleh sel kanker, fungsi seksual bisa terganggu.

Banyak pria enggan membahas hal ini, padahal penanganan dini bisa memberi hasil lebih baik. Selain itu, perawatan kanker prostat seperti terapi hormon, operasi, atau radiasi juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

  1. Rasa Tidak Nyaman saat Duduk

Rasa tidak nyaman atau nyeri saat duduk bisa terjadi saat kanker prostat berkembang dan menyerang otot panggul atau dinding rektum.

"Anda bisa merasa seperti duduk di atas bola, karena pembesaran prostat menekan area sekitar." ujar Dr. Chéry.