JAKARTA - Berbagai informasi saat ini sangat mudah diakses dengan perkembangan internet. Namun, informasi yang tidak benar atau hoaks juga banyak beredar, termasuk terkait kesehatan.
Kementerian Komunikasi dan Digital di Indonesia (KOMDIGI) mendapati dari total 1.923 konten hoaks terdeteksi sepanjang 2024, dengan sekitar 163 di antaranya merupakan misinformasi terkait kesehatan. Situasi ini semakin memprihatinkan mengingat survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menemukan 27,79 persen masyarakat Indonesia mengakses berita atau informasi tentang kesehatan di internet.
Misinformasi seputar kesehatan ini sangat mengkhawatirkan karena bisa berdampak buruk jika informasi yang salah dilakukan masyarakat untuk kesehatan tubuhnya. Salah satunya yang sangat berbahaya adalah kesalahan informasi mengenai kesehatan mata.
Oleh karena itu, dibutuhkan laman informasi akurat seputar kesehatan mata, seperti yang diluncurkan oleh JEC Eye Hospitals and Clinics, yakni Matapedia, ensiklpedia digital kesehatan mata pertama di Indonesia.
Berbasis ilmiah dalam bahasa Indonesia yang mudah dipahami, Matapedia menyediakan ratusan artikel mengenai penyakit mata, prosedur medis, tips perawatan mata, hingga penjelasan teknologi oftalmologi terkini. Semuanya disusun oleh tim dokter dan kontributor profesional kesehatan mata.
“Matapedia ini menjaga data yang ada di sini kita batasi sumber-sumbernya itu semua dokter di JEC yang sudah melewati pendidikan sesuai standar. Kita nggak ambil sumber dari luar karena kita khawatir ada misinformasi yang masuk. Ketika sudah dibuat artikel pun kita ada tim yang memastikan sudah sesuai dengan ilmu sebenarnya atau tidak,” kata Dr. Referano Agustiawan, SpM(K), Direktur Utama RS Mata JEC Menteng, di Konferensi Internasional JECIM 2025, di Senayan, Jakarta, pada Jumat, 25 April 2025.
Matapedia hadir untuk melayani tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga menjadi sumber bagi tenaga kesehatan primer. Terdapat juga konten audio-visual fitur canggih "Tanya Al" untuk konsultasi langsung mengenai gejala atau terminologi medis.
“Banyak masyarakat yang salah informasi, seperti lasik matanya bolong. Momennya itu memang bertepatan dengan sangat pesat perkembangan AI di dunia ini. Kita ingin memperlihatkan JEC care terhadap masyarakat, sehingga kalau cari informasi seputar mata lewat Matapedia itu,” pungkasnya.