Bagikan:

YOGYAKARTA - Pernahkah Anda merasa rahang sakit saat mengunyah? Rasa sakit yang tiba-tiba ini tentu mengganggu aktivitas makan dan bisa membuat Anda tidak nyaman.

Gangguan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah gigi hingga kondisi medis yang lebih serius. Lebih jelasnya, mari kita bahas lebih dalam mengenai penyebab dan cara mengatasi masalah ini.

Mengenali Nyeri Rahang

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, nyeri rahang adalah masalah umum yang mempengaruhi kesehatan jutaan orang. Nyeri rahang bisa ringan atau parah dan dapat memengaruhi kualitas hidup Anda.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan nyeri rahang, seperti menggertakkan gigi, penyakit gusi, atau sakit gigi. Nyeri rahang juga bisa menjadi gejala masalah serius, termasuk rahang patah atau terlepas atau serangan jantung. Tanda-tanda nyeri rahang di antaranya:

  • Kekakuan pada sendi temporomandibular Anda. Sendi temporomandibular Anda terletak di kedua sisi wajah Anda, tepat di depan telinga Anda. Mereka menghubungkan rahang bawah Anda dan tengkorak Anda. Sendi temporomandibular Anda adalah alasan mengapa Anda dapat menggerakkan rahang bawah Anda ke atas dan ke bawah serta dari sisi ke sisi.
  • Nyeri berdenyut atau sakit pada rahang Anda.
  • Nyeri hebat pada rahang Anda setelah cedera.
  • Nyeri yang menyebar dari dada atau bahu Anda ke rahang Anda. Ini bisa menjadi gejala serangan jantung.
  • Nyeri saat Anda mencoba membuka mulut Anda (trismus).

Baca juga artikel yang membahas Penyebab Libido Wanita Menurun dan Kurangnya Hasrat Seksual

Penyebab Rahang Sakit saat Mengunyah

Berikut ini beberapa penyebab umum rahang sakit ketika Anda menguyah:

  • Gigi abses: Gigi abses adalah kantong nanah di sekitar gigi yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Gigi abses dapat menyebabkan nyeri rahang.
  • Artritis: Artritis mempengaruhi sendi Anda. Sendi Anda mungkin menjadi meradang atau mulai rusak. Jika Anda menderita artritis, hal itu dapat memengaruhi sendi temporomandibular Anda dan menyebabkan nyeri rahang.
  • Bruxism (menggertakkan gigi): Menggertakkan gigi secara teratur dapat memengaruhi sendi temporomandibular dan otot Anda, menyebabkan nyeri rahang.
  • Penyakit gusi (periodontitis): Infeksi pada gusi Anda yang disebabkan oleh perawatan gigi yang buruk dapat menyebabkan nyeri rahang.
  • Infeksi: Infeksi bakteri seperti sinusitis atau tetanus (kejang otot rahang) dapat menyebabkan nyeri rahang.
  • Gondongan: Gondongan adalah penyakit menular yang dapat menyebabkan nyeri rahang karena penyakit ini membuat kelenjar ludah Anda membengkak. Kelenjar ludah Anda terletak di antara telinga dan rahang Anda.
  • Trauma: Anda mengalami cedera pada rahang Anda, termasuk patah atau dislokasi rahang Anda. Rahang yang dislokasi terjadi ketika tulang rahang bawah Anda keluar dari salah satu sendi temporomandibular Anda. Rahang yang patah atau dislokasi adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan segera.

Pertolongan pertama pada nyeri rahang tergantung pada penyebab nyeri rahang. Jika Anda mengalami patah rahang, Anda mungkin memerlukan operasi.

Namun jika rahang Anda sakit karena Anda memiliki gigi abses atau penyakit periodontal, Anda akan memerlukan perawatan gigi. Jika Anda menderita TMD (kadang-kadang disebut TMJ), dokter mungkin menyarankan Anda untuk mencoba hal-hal berikut:

  • Makan makanan lunak.
  • Mengompres hangat atau dingin pada rahang Anda.
  • Melakukan latihan peregangan ringan untuk merelaksasi dan memperkuat otot rahang Anda.
  • Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang dijual bebas.
  • Hentikan kebiasaan seperti mengepalkan rahang, menggigit kuku, atau menggertakkan gigi.

Selain rahang sakit saat mengunyah, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya! 

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+