Bagikan:

YOGYAKARTA - Program Lansia Tangguh terus digalakkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.(BKKBN). Ada 7 dimensi lansia tangguh yang dijadikan acuan dalam mendukung terbentuknya lansia yang sehat dan sejahtera di masa tua.

Lansia termasuk dalam kategori yang memerlukan perhatian atau pendampingan khusus agar bisa hidup lebih baik atau sebagai lansia tangguh. Lansia tangguh ditandai dengan ciri-ciri memiliki kesehatan yang bagus, aktif, mandiri, dan produktif.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah melalui BKKBN mengadakan program lansia tangguh dengan menekankan pada beberapa faktor. Lantas apa saja 7 dimensi lansia tangguh yang perlu dikenali oleh masyarakat Indonesia?

7 Dimensi Lansia Tangguh

Sosialisasi 7 dimensi Lansia Tangguh bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para lansia, keluarga, serta masyarakat secara luas mengenai konsep Lansia Tangguh. Program tersebut menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, kehidupan sosial, kondisi mental, hingga spiritual di usia-usia senja. 

Berikut ini penjelasan 7 dimensi lansia tangguh agar lansia dapat menjalani hidup dengan lebih mandiri, produktif, dan bahagia.

Dimensi Fisik

Dimensi ini memprioritaskan pada aktivitas menjaga kesehatan fisik dengan cara menjaga pola makan sehat, olahraga teratur, hingga pemeriksaan kesehatan. Kesehatan fisik adalah kunci utama untuk menjalani hidup lansia yang berkualitas.

Lansia tangguh selalu menjaga tubuhnya tetap bugar dengan rutin berolahraga, seperti berjalan kaki, yoga, atau senam lansia. Selain itu, mereka juga memperhatikan asupan makanan bergizi untuk menjaga stamina dan menghindari penyakit.

Dimensi Mental

Dimensi ini memperhatikan pentingnya menjaga kesehatan mental dengan cara manajemen stres, menjaga interaksi sosial, dan mengembangkan hobi. Stabilitas emosional sangat penting bagi lansia untuk menjalani hidup dengan damai dan penuh rasa syukur. 

Lansia tangguh memiliki kemampuan untuk mengelola stres dan emosi dengan baik, misalnya melalui relaksasi atau berbicara dengan orang-orang terdekat. Selain itu, mereka juga menikmati aktivitas yang mereka sukai, seperti berkebun, memasak, atau melukis, yang membantu mereka merasa lebih bahagia. 

Dimensi Sosial

Dimensi ini menekankan pada pentingnya membangun dan menjaga hubungan sosial yang positif, baik dengan keluarga, teman, maupun komunitas. Lansia yang tangguh memahami pentingnya menjaga hubungan sosial yang sehat. Mereka aktif dalam komunitas, seperti kelompok lansia, organisasi keagamaan, atau klub hobi. 

Selain itu, lansia yang sering bersosialisasi dengan keluarga, teman, dan tetangga cenderung merasa lebih dihargai dan dicintai. Dimensi sosial ini juga memberikan kesempatan bagi lansia untuk berbagi pengalaman dan inspirasi kepada generasi muda, sehingga mereka tetap merasa bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Dimensi Spiritual

Dimensi ini menekankan pada pentingnya mencari makna hidup dan tujuan hidup lewat nilai-nilai spiritual. Keyakinan atau nilai spiritual menjadi landasan penting dalam kehidupan lansia untuk mencapai ketenangan batin dan makna hidup. 

Di masa tua, banyak lansia yang mulai lebih mendalami keyakinan mereka dengan memperbanyak ibadah atau kegiatan keagamaan. Tidak hanya itu, kegiatan seperti meditasi, refleksi diri, dan berbagi kebaikan dengan membantu sesama juga menjadi cara untuk memperkuat spiritualitas. 

Dimensi Ekonomi

Dimensi ini menekankan pada pentingnya stabilitas ekonomi untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Meski telah memasuki masa pensiun, banyak lansia tangguh yang tetap produktif dan berkarya. Mereka dapat memanfaatkan pengalaman hidupnya untuk mengajar, menjadi mentor, atau menjalankan usaha kecil yang sesuai dengan minat mereka. 

Lansia yang terus mengasah keterampilan dan pengetahuan akan merasa memiliki tujuan hidup yang jelas, yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mereka. Dimensi ini menunjukkan bahwa usia bukanlah batasan untuk tetap berkarya dan memberi kontribusi bagi masyarakat.

Dimensi Lingkungan

Dimensi ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, serta mendukung bagi lansia. Lingkungan yang mendukung sangat berpengaruh pada kenyamanan dan kualitas hidup lansia. 

Lansia tangguh memastikan tempat tinggalnya aman dan nyaman, misalnya dengan menyesuaikan desain rumah agar ramah lansia. Selain itu, mereka juga menjaga hubungan baik dengan tetangga dan komunitas sekitar, serta menghabiskan waktu di alam untuk mendapatkan ketenangan dan udara segar. 

Dimensi Pengetahuan

Dimensi ini menekankan pentingnya untuk terus belajar dan mengembangkan diri untuk meningkatkan kualitas hidup. Lansia tangguh adalah mereka yang tetap aktif secara intelektual. Kegiatan seperti membaca, menulis, atau bahkan mempelajari hal baru dapat merangsang kemampuan berpikir dan menjaga otak tetap sehat. 

Lansia yang terus melatih kemampuan intelektualnya tidak hanya mampu menghindari risiko penurunan kognitif, tetapi juga merasa lebih percaya diri untuk tetap berpartisipasi dalam berbagai diskusi atau kegiatan intelektual di lingkungan sekitarnya.

Demikianlah ulasan mengenai 7 dimensi Lansia Tangguh yang perlu dipahami oleh masyarakat Indonesia. Program sosialisasi lansia tangguh sangat penting untuk mendukung terbentuknya para lansia yang mampu hidup sehat, bahagia, mandiri, dan produktif. Baca juga pola makan sehat untuk lansia

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI. Kami menghadirkan info terbaru dan terupdate nasional maupun internasional.