Lupa Pakai Sunscreen di Area Wajah Ini Bisa Picu Kanker

JAKARTA - Saat ini, kebanyakan dari kita sudah cukup disiplin dalam menggunakan sunscreen. Terlebih lagi, penggunaan sunscreen sudah menjadi langkah wajib bagi banyak orang. Kita rajin mengoleskannya ke wajah, leher, bahkan lengan.

Tapi ada satu bagian wajah yang nyaris selalu terlewat. Sayangnya, satu bagian ini justru sangat rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari. Bagian yang sering dilupakan adalah bibir.

Tak seperti pipi atau dahi yang otomatis Anda lindungi dengan sunscreen, bibir jarang dioleskan, sebab dianggap tak perlu mendapatkan perlindungan dari sinar UV. Padahal, kulit bibir jauh lebih tipis dan sensitif dibandingkan bagian wajah lainnya. Inilah alasan mengapa bibir lebih mudah terbakar, mengelupas, dan mengalami penuaan dini jika tidak dilindungi dengan benar.

Catie Boucher, perawat dermatologi mengatakan bahwa hal ini adalah kesalahan yang sangat umum.

“Bibir hampir selalu menjadi pikiran terakhir ketika bicara soal perlindungan sinar matahari. Padahal seharusnya menjadi prioritas," ujar Catie, dikutip dari laman Real Simple pada Sabtu, 12 Juli.

Mengabaikan SPF di area bibir tidak hanya menyebabkan kulit kering atau pecah-pecah. Lebih dari itu, risiko jangka panjangnya bisa sangat serius. Catie mengaku sering melihat perkembangan lesi prakanker di bibir selama bertahun-tahun berpraktik di dunia dermatologi.

“Lesi ini belum menjadi kanker, tapi jika dibiarkan, bisa berubah menjadi kanker kulit,” katanya.

Pengobatan untuk kondisi ini tidak ringan, biasanya melibatkan krim kemoterapi topikal. Rasanya menyakitkan dan membuat aktivitas sederhana seperti minum air pun terasa menyiksa.

Selain itu, paparan sinar UV juga dapat menghancurkan kolagen dan elastin, dua elemen penting yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Akibatnya, bibir akan tampak lebih cepat menua, timbul garis-garis halus, dan warna bibir menjadi tidak merata.

“Kulit adalah organ terbesar kita. Jika kita hanya fokus pada tampilan glowing tanpa memperhatikan kesehatan kulit, kerusakannya akan terasa sampai jauh ke dalam," ucap Catie.

Beruntungnya, melindungi bibir tidaklah sulit. Banyak produk lip balm atau lip gloss yang kini mengandung SPF, bahkan ada diformulasikan dengan bahan-bahan mineral yang aman dan nyaman digunakan sehari-hari.

Catie merekomendasikan untuk mengoleskan SPF di bibir sebelum memakai produk lainnya, terutama sebelum ke luar rumah atau ke pantai.

“Gunakan sunscreen sebelum memakai baju renang, bukan setelahnya. Ini memastikan area yang sering terabaikan seperti bibir tetap terlindungi," bebernya.

Untuk penggunaan harian, bawalah lip balm dengan SPF ke mana pun Anda pergi. Pilih formula yang nyaman, tidak lengket, dan menyatu dengan warna alami bibir.

“Anda tak akan menyangka bahwa itu sebenarnya produk pelindung matahari." ujar Catie.